Breaking News:

Berita Surabaya

Water Bombing dari Helikopter untuk Padamkan Kebakaran Lahan Gunung Arjuno dan Welirang

Water bombing dibutuhkan karena kecuraman lokasi kebakaran hutan yang membuat penanganan manual sulit dilakukan.

surya.co.id/hayu yudha prabowo
Titik api kebakaran hutan Gunung Arjuno mengepulkan asap difoto menggunakan metode self timer dari kawasan Kelurahan Merjosari, Kota Malang, Jumat (11/10/2019). Kebakaran hutan Gunung Arjuno yang sejak empat hari meluas hingga masuk kawasan Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dan belum bisa dipadamkan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemprov Jawa Timur meminta bantuan BNPB untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuno Welirang yang saat ini statusnya sudah dinaikkan statusnya menjadi tanggap bencana.

Pemprov Jatim berkoordinasi dengan BNPB untuk meminta bantuan pemadaman melalui udara dengan teknik water bombing.

"Saya sudah mengirim surat dan kordinasi langsung dengan Kepala BNPB untuk meminta bantuan water bombing guna mengatasi karhutla di kawasan Gunung Arjuno Welirang," kata Gubernur Jatim Khofifah, Senin (14/10/2019).

Pasalnya water bombing dibutuhkan karena kecuraman lokasi kebakaran hutan yang membuat penanganan manual sulit dilakukan.

Hari ini, dijanjikan helikopter untuk water bombing siap dibawa ke Jawa Timur.

Dan siap untuk segera melakukan penanganan di lokasi kebakaran hutan di Gunung Arjuno Welirang.

"Alatnya dari Jawa Barat setelah memadamkan karhutla di Gunung Malabar, hari ini dikirim ke Jawa Timur," ucap Khofifah.

Penanganan kebakaran melalui udara dinilai lebih cepat efisien dan solutif.

Dibandingkan harus secara manual yang membutuhkan lima jam perjalanan untuk sampai ke lokasi.

Ditambah lagi lokasi kebakaran ada di kecuraman 60 derajat.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved