Berita Gresik

Warga Surabaya Mengaku Disuruh Ambil Sabu di Tumpukan Koral pada Toko Bangunan di Driyorejo Gresik

Supriono (37), warga Warugunung, Kecamatan Karangpilang Kota Surabaya, ditangkap jajaran Polsek Driyorejo saat transaksi sabu-sabu.

Warga Surabaya Mengaku Disuruh Ambil Sabu di Tumpukan Koral pada Toko Bangunan di Driyorejo Gresik
surya.co.id/sugiyono
SABU - Tersangka Supriono menunjukkan sabu-sabu saat diamankan di Malsek Driyorejo Gresik, Minggu (13/10/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Supriono (37), warga Warugunung, Kecamatan Karangpilang Kota Surabaya, ditangkap jajaran Polsek Driyorejo saat transaksi sabu-sabu.

Uniknya, sabu tersebut diletakkan dengan sistem ranjau di  batu koral pada toko bangunan sekitar perempatan sebuah pabrik di Desa Bambe Kecamatan Driyorejo.

Kapolsek Driyorejo AKP Wavek Arifin mengatakan, terungkapnya transaksi bahan terlarang jenis sabu-sabu itu dari informasi masyarakat bahwa akan terjadi transaksi sabu-sabu sekitar pukul 23.30 WIB di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo.

Dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa hari Sabtu dini hari, akan terjadi transaksi narkoba jenis sabu-sabu di sekitar perempatan dekat sebuah pabrik Desa Bambe Kecamatab Driyorejo.

Setelah dipantau sampai sekitar pukul 02.00 WIB diketahui seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya.

Orang laki-laki tersebut dicurigai telah bertransaksi narkoba jenis sabu dengan cara mengambil pesanan di ranjau tumpukan batu koral di sebuah toko bangunan sekitar perempatan sebuah pabrik di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo.

"Setelah dilakukan pembuntutan sampai di Jl Rusun Warugunung Kecamatan Karangpilang Kota Surabaya, sehingga berhasil diamankan seorang laki-laki bernama Supriono," kata Kapolsek Driyorejo Wavek, Minggu (13/10/2019).

Setelah itu, dilakukan pengeledahan badan, sehingga ditemukan barang jenis sabu sebanyak 5 klip plastik total seberat 3,08 Gram yang disimpan dalam sebuah dompet warna pink diletakan dalam kotak pakaian kotor milik tersangka.

"Setelah itu, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Driyorejo untuk penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Kepada penyidik, tersangka mengaku diperintah seseorang untuk mengambil barang tersebut.

"Saya hanya diperintahkan untuk mengambil barang itu," kata Supriono.

Atas perbuatannya Supriono dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Juncto pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara.

Barang bukti yang diamankan yaitu 5 klip plastik total seberat 3,08 Gram.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved