Berita Pasuruan

Wabup KH Mujib Imron akan Imbau Seluruh Ponpes di Kabupaten Pasuruan Gelar Salat Istisqo 

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron, dan Forkopimda bersama ulama dan santri menggelar salat istiqo.

Wabup KH Mujib Imron akan Imbau Seluruh Ponpes di Kabupaten Pasuruan Gelar Salat Istisqo 
surya.co.id/galih lintartika
SINERGITAS- Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron, dan Forkopimda bersama ulama dan santri seusai menggelar salat istisqo dan Doa bersamadi halama Mapolres Pasuruan, Senin (14/10/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron mengimbau seluruh pondok pesantren (Ponpes) di Kabupatan Pasuruan untuk menggelar Salat Istiqo (salat meminta turun hujan. Hal ini ditegaskannya karena musim kemarau tahun ini yang berkepanjangan.

"Ini nanti saya himbau ke semua Ponpes di Pasuruan untuk menggelar salat Istisqo' di jajarannya. Ini tuntunan yang baik, saat kemarau sudah berkepanjangan agar segera turun hujan," tandas KH Mujib Imron saat Salat Istisqo dan doa bersama di halaman Mapolres Pasuruan, Senin (14/10/2019). 

 Selain itu Wabup berterima kasih kepada Kapolres dan jajarannya, yang sudah menggelar salat Istisqo'.

Ia mengakui ini bukti bahwa semua Forkopimda di Pasuruan dan masyarakat baik dari ulama, dan santri kompak bersatu untuk menjaga Pasuruan, termasuk dari ancaman kebakaran.

Ratusan orang dari TNI, Polri, Ulama dan Santri di wilayah Kabupaten Pasuruan menggelar Salat Istisqo dan doa bersama di halaman Mapolres Pasuruan, Senin (14/10/2019).

Salat Istisqo dan doa bersama ini digelar untuk bermunajat ke Allah SWT agar wilayah Pasuruan segera diguyur hujan.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, betapa susahnya menangani perkara kebakaran di wilayah Pasuruan.

Selama dua minggu bertugas di Pasuruan, kata Kapolres, sudah ada lima titik kejadian kebakaran. Nah, kebakaran di Pasuruan, satu titik bisa dua sampai lima hari memadamkannya.

"Termasuk yang kemarin di Gunung Ringgit, sampai sekarang belum padam. Tapi, sudah tidak terlalu besar area yang terbakar," kata Kapolres.

Ia menjelaskan, salah satu pemicu kebakaran adalah kemarau yang berkepanjangan. Ia mengatakan, jajarannya bersama tim gabungan dan relawan sudah melakukan upaya pemadaman dengan segala upaya.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved