Berita Jember

Wabup Jember Serahkan 360 KIA, Wajib KIA di Jember 455.950 dari Total Penduduk 2.551.698 Jiwa

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief menyerahkan 360 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada penerima dari Kecamatan Umbulsari, dan Bangsalsari.

Wabup Jember Serahkan 360 KIA, Wajib KIA di Jember 455.950 dari Total Penduduk 2.551.698 Jiwa
surya.co.id/sri wahyunik
Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief menyerahkan 360 lembar Kartu Identitas Anak (KIA) kepada penerima dari Kecamatan Umbulsari, dan Bangsalsari, Senin (14/10/2019). 

SURYA.co.id |JEMBER - Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief menyerahkan 360 lembar Kartu Identitas Anak (KIA) kepada penerima dari Kecamatan Umbulsari, dan Bangsalsari, Senin (14/10/2019). Penyerahan KIA dipusatkan di Kecamatan Umbulsari. 

Wabup Muqit mengatakan pendistribusian KIA itu merupakan salah satu pemenuhan hak sipil anak.

"Ini merupakan hak Adminduk anak. Penyerahan KIA ini nantinya diserahkan dalam 12 tahap penyerahan," ujar Muqit, Senin (14/10/2019).

Sedangkan untuk pendistribusian tahap kedua akan dilakukan di Kecamatan Jombang pada Selasa (15/10/2019).

KIA yang diserahkan sebanyak 245 lembar KIA untuk penerima di Kecamatan Jombang dan Gumukmas.

Data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jember, tahun 2019 jumlah penerima KIA di Kabupaten Jember yakni sebanyak 4.518 anak.

Berdasarkan data kepemilikan Akta Kelahiran semester satu di Kabupaten Jember, jumlah penduduk adalah 2.551.698, dan yang wajib memiliki KIA adalah sebesar 455.950 anak, sedangkan yang telah memiliki dan tercatat memiliki KIA sebanyak 164.009 anak.

"Apalagi KIA ini memiliki fungsi yang sangat besar, di antaranya adalah untuk pemenuhan kebutuhan anak dalam kaitannya dengan pendidikan, akses kesehatan dan perlindungan," tandas Wabup Muqit.

"Selain itu, dengan tercatatnya anak yang telah memiliki KIA juga berfungsi untuk monitoring tindakan rehabilitasi pasca tindakan kekerasan dan pemantauan tindakan dan pencegahan dampak jangka tindak kekerasan," imbuh dia.

Mereka yang berhak untuk mendapatkan KIA adalah anak usia di bawah 17 tahun dan berlaku hingga mereka berhak untuk mencatatkan dirinya dengan KTP atau usia 17 tahun.

Lebih lanjut Wabup Jember itu berharap seluruh elemen masyarakat, baik orang tua ataupun lembaga-lembaga pendidikan turut aktif untuk pengurusan KIA ini, mengingat pentingnya fungsi KIA dan sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak anak.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved