Berita Madiun

Uji Beban Dinyatakan Aman, Pengalihan Jalur Kereta Baru di Wilayah Daop 7 Siap Dilakukan

Uji beban dilakukan menggunakan satu lokomotif dan satu kereta makan pembangkit. Pengujian dimulai dari Stasiun Besar Madiun ke Stasiun Babadan.

Uji Beban Dinyatakan Aman, Pengalihan Jalur Kereta Baru di Wilayah Daop 7 Siap Dilakukan
surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Wisnu Pramudyo 

SURYA.co.id | MADIUN - PT KAI Daop 7 Madiun bersama Direktorat Jenderal Perekeretaapian (Ditjenka), melakukan uji beban jalur rel baru kereta api, Senin (14/9/2019).

Uji beban dilakukan menggunakan satu lokomotif dan satu kereta makan pembangkit.

Pengujian dimulai dari Stasiun Besar Madiun ke Stasiun Babadan.

Kemudian dilanjutkan dari Stasiun Madiun menuju ke Stasiun Barat, Magetan dan berakhir di Stasiun Geneng, Ngawi PP.

Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Wisnu Pramudyo, mengatakan uji beban ini menindaklanjuti temuan pada pelaksanaan uji beban tahap pertama, 24 September 2019.

Wisnu mengatakan, pada saat uji beban tahap pertama, ditemukan beberapa catatan.

Di antaranya ditemukan posisi sinyal muka yang kurang bebas di Stasiun Barat dari Stasiun Geneng, sehingga jalur baru harus digeser sekitar 90 centimeter.

Selain itu, beberapa titik jembatan dan jalur perlintasan juga diketahui kurang stabil.

Atas temuan pada saat uji beban tahap pertama itu, pihak satker telah menindaklanjutinya dengan melakukan perbaikan selama dua pekan.

Sementara itu, dari hasil uji beban tahap dua, sudah tidak ada lagi temuan, sehingga rencana pengalihan jalur lama ke baru atau switch over, khususnya dari Stasiun Babadan hingga Stasiun Geneng bisa dilaksanakan mulai Rabu (16/10/2019).

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved