Liputan Khusus

Prof Kacung Marijan : Cari Pemimpin yang Bisa Bekerja Sebagai Pengganti Risma

Sosok pengganti Wali Kota Surabaya bisa diketahui dari pendekatan leadership (kepemimpinan),

SURYA.co.id
Prof Kacung Marijan MA PhD, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga 

Jadi ini bukan hanya mencari pemimpin yang terbaik, tapi bagaimana menempatkan kadernya. Harus diubah mindset itu.

Partai-partai politik akan diuntungkan jika bisa menemukan pemimpin yang terbaik.
Karena masyarakat akan menganggap partai-partai politik itu serius mencari sosok pemimpin terbaik.

Jika pemimpin yang diusung itu suskses, yang diuntungkan partai juga.

Terkait peta pemilihan Wali Kota Surabaya, ini tempatnya terbatas.

Karena hanya satu partai yang dominan, yaitu PDI-P yang punya hak untuk mencalonkan.

Sementara partai lainnya itu minimal harus koalisi dua atau tiga partai.

Jika partai koalisi terbentuk dan berhasil menemukan sosok calon pemimpin terbaik, punya peluang menang dalam kompetisi Pilwali Surabaya 2020? Bisa saja, tidak menutup kemungkinan bisa menang.

Ketika partai koalisi memunculkan calon yang dikenal masyarakat, baik dari sosoknya dan prestasinya, itu ‘daya jualnya’ juga mudah.

Kecuali yang ditemukan itu orang yang tidak begitu dikenal, lalu prestasinya juga pas-pasan, ya berat. Itu daftar untuk kalah.

Partai-partai harus aktif, kalau mau mencari sosok pemimpin yang terbaik.

Dominasi partai merah di Surabaya tidak mengapa, kalau mereka bisa mencari sosok pemimpin terbaik.

Untuk itu partai-partai politik harus mengesampingkan kader, dan terbuka melakukan penjaringan dan penyaringan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. (Mohammad Romadoni/Danendra)

Sumber: Surya Cetak
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved