Breaking News:

Berita Surabaya

Polisi Terus Pantau Aktivitas Dua Kelompok Geng di Surabaya, ini Tujuannya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengaku prihatin terhadap fenomena dua kelompok geng di Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Parmin
surya.co.id/firman rachmanudin
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran didampingi Wakasat Reskrim dan para Kanit menunjukkan barang bukti yang disita dari dua kelompok geng di Surabaya, Senin (14/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengaku prihatin terhadap fenomena dua kelompok geng di Surabaya.

Bagaimana tidak, mayoritas anggota kelompok mereka merupakan anak di bawah umur.

Sudamiran menegaskan, pihaknya tak akan pernah berhenti memantau aktivitas mereka baik pergerakan di lingkungan sosial maupaun di dunia maya.

"Ini adalah anak-anak kita. Kita semua harus peduli, bayangkan masih ada anggota geng ini anak-anak SD (sekolah dasar). Mereka ini hanya ikut-ikutan,tapi dampaknya luar biasa. Kami akan terus pantau sampai dua kelompok ini benar-benar bubar," kata Sudamiran, Senin (14/10/2019).

Tak hanya itu, Sudamiran juga meminta seluruh pihak baik Pemerintah Kota Surabaya, terutama orang tua anak-anak ini untuk terus memantau perilaku anak-anaknya agar tidak terpapar atau ikut dalam dua kelompok geng.

"Tidak ada manfaatnya ikut-ikutan geng ini. Tidak ada positifnya. Peran orang tua sangat penting agar anak-anak ini terkontrol," tandasnya.

Fenomena perseteruan antara dua geng ini terjadi sejak 20 September lalu hingga saat ini.

Upaya provokasi untuk tawuran pun terus bergelombang melalui pesan di WhatsApp grup milik dua kelompok geng tersebut. Namun, sampai saat ini, polisi berhasil meredam aksi mereka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved