Berita Surabaya

Gandeng KPK, Pemkot Surabaya Terus Berusaha Rebut Kembali Aset-asetnya

Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya mengembalikan aset-asetnya yang terancam dikuasai oleh pihak ketiga.

Gandeng KPK, Pemkot Surabaya Terus Berusaha Rebut Kembali Aset-asetnya
SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat keluar dari ruang kerja Wali Kota Surabaya bersama Tri Rismaharini, Senin (14/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mengembalikan aset-asetnya yang terancam dikuasai oleh pihak ketiga.

Bahkan, Pemkot Surabaya menggandeng banyak pihak, termasuk KPK.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan bertemu dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di ruang kerja Wali Kota, Senin (14/10/2019).

Setelah mengadakan pertemuan tertutup bersama Risma dan tim KPK, Basaria Panjaitan mengatakan kunjungannya ke Surabaya itu juga lantaran menjalankan program yakni pembenahan aset dan dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

"jadi manajemen aset yang ada di seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia, Jadi salah satunya adalah yang ada di Surabaya, Pemkot Surabaya," katanya.

Berdasarkan informasi, beberapa aset Pemkot Surabaya yang akan direbut dengan bantuan KPK di antaranya tanah di Jalan Pemuda No. 17 Surabaya yang luasnya 3.713 meter persegi dengan nilai Rp 11.510.300.300

Kemudian, tanah dan Bangunan SDN Ketabang 1/288 Surabaya (hasil penggabungan SDN Ketabang 1 dan II) yang terletak di Jalan Ambengan 29 Surabaya, terdiri dari tanah seluas 2.464 meter persegi, senilai Rp 12.320.000.000 dan bangunan senilai Rp. 852.504.500

Lalu, aset tanah di Jalan Kusuma Bangsa no. 114 Surabaya, yang dahulu digunakan untuk Taman Remaja Surabaya, seluas 17.080 meter persegi dengan nilai Rp 139.116.600.000.

Serta, aset tanah di Jalan Pasar Turi Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, seluas 27.519 meter persegi yang digunakan dalam kerja sama bangun guna serah pembangunan Pasar Turi senilai Rp 76.475.301.000.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved