Berita Jombang

Fenomena Tanah Berasap di Jombang, Telur Mentah Ditanam Pun Matang

"Kami coba beberapa butir telur ayam mentah, bisa matang sampai kuning-kuningnya," ujar Muis, pemilik pekarangan berasap

Fenomena Tanah Berasap di Jombang, Telur Mentah Ditanam Pun Matang
surabaya.tribunnews.com/sutono
Warga memperlihatkan telur yang masak setelah ditanam di tanah berasap dan panas, di Dusun Ngemplak Desa Ngudirejo, Diwek, Jombang. 

SURYA.co.id, JOMBANG - Fenomena tanah berasap dengan aroma menyengat di Dusun Ngemplak, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, kabupaten Jombang, kian mengherankan.

Selain mengepulkan asap dan mengeluarkan bau menyengat, suhu di tanah yang mengepulkan asap, di pekarangan Abdul Muis (32) ini juga terasa begitu tinggi.

Bayangkan, telur ayam mentah yang ditanam ke dalam tanah yang mengeluarkan asap tersebut, bisa matang hanya dalam tempo sekitar 20-30 menit.

Adalah Abdul Muis, si pemilik pekarangan yang membuat semacam percobaan. Dia membuat lubang kecil sedalam sekitar 30 sentimeter di lokasi tanah yang aneh ini.

Setelah itu, dia bersama warga lain memasukkan beberapa butir telur ayam mentah ke dalam lubang kecil sedalam 30 sentimeter itu, lalu menimbunnya kembali.

Setelah sekitar 30 menit, telur tersebut diambil kembali. Ternyata, telur-telur tersebut sudah matang.

Buktinya, saat warga pun mengupas kulit telur yang baru diambil dari lubang itu, isinya sudah memadat, pertanda sudah masak alias matang. Mirip direbus dengan air.

"Kami coba beberapa butir telur ayam mentah, bisa matang sampai kuning-kuningnya," ujar Muis, pemilik pekarangan berasap ini, sembari memperlihatkan belahan telur matang yang sebelumnya ditanam di tanah berasap tersebut, Senin (14/10/2019).

Kepala Dusun Ngemplak, Eko Hariyono mengaku sejauh ini belum melaporkan peristiwa ini kepada instansi terkait.

Namun dia membenarkan ada kepulan asap keluar dari tanah di pekarangan milik warganya, Abdul Muis.

Selain berasap, tanah juga berbau menyengat dan terasa panas. Suhu panas ini, menurutnya, bisa dirasakan hingga sejauh satu meter dari titik awal asap yang mengepul.

"Baunya yang menyengat mirip tetes atau apa itu, kata warga bisa tercium hingga 50 meter lebih," tandasnya kepada surya.co.id.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Ngemplak, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, dihebohkan dengan fenomena aneh berupa kepulan asap keluar dari tanah pekarangan milik Abdul Muis (32), sejak Minggu (13/10/2019) malam.

Selain berasap dan beraroma menyengat, tanah tempat keluarnya asap tersebut juga panas. Kejadian ini membuat warga penasasan dan lokasi menjadi tontonan warga.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved