Berita Mojokerto

Cara Puluhan Mahasiswa Peraih Beasiswa Ubaya Berterima Kasih kepada Pemkot Surabaya

Sebanyak 98 mahasiswa dari berbagai prodi Universitas Surabaya (Ubaya) menampilkan berbagai karya seni, Minggu (13/10/2019).

Cara Puluhan Mahasiswa Peraih Beasiswa Ubaya Berterima Kasih kepada Pemkot Surabaya
surya.co.id/febrianto ramadani
Suasana persembahan seni tari dan drama musikal yang dibawakan para¬†mahasiswa Ubaya peraih Beasiswa Triple Helix 2019/2020 di Ubaya Training Center, Minggu (13/10/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO -  Sebanyak 98 mahasiswa periah Beasiswa Triple Helix periode 2019/2020 di Universitas Surabaya (Ubaya) menampilkan berbagai karya seni, Minggu (13/10/2019).

Penampilan karya seni tersebut merupakan wujud terima kasih dari mereka kepada Pemkot Surabaya.

Menampilkan puisi, drama musikal, Seni Tari Incling dari Jawa Tengah dan Tari Saman dari Aceh tersebut ditampilkan di Ubaya Training Center (UTC), Trawas  Mojokerto. 

Tampilan itu merupakan persembahan mahasiswa sebagai wujud ungkapan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Pemkot Surabaya seusai mendapatkan Beasiswa Triple Helix periode 2019/2020.

Kegiatan mengusung tema ‘Membangun Karakter Profesional Sejati di Era Revolusi Industri 4.0’ ini dihadiri Direktur Politeknik Ubaya, Agung Sri Wardhani dan Ketua Yayasan Ubaya Anton Prijatno.

Sedang Walikota Tri Rismaharini diwakilkan Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan.

Ubaya juga menghadirkan Supomo, selaku Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, dan Ikhsan, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya sebagai pembicara tentang 'Membangun Karakter Profesional'.

Agung Sri Wardhani menyampaikan, membangun karakter yang profesional sangat penting bagi generasi muda di era revolusi industri 4.0.

"Karakter manusia yang berkualitas dan profesional menjadi penilaian utama sebuah perusahaan dalam merekrut pegawai. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yaitu, mewujudkan komitmen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia Maju," ujarnya, Minggu (13/10/2019).

“Politeknik Ubaya memiliki slogan ADI yaitu Adaptasi, Disiplin, dan Integritas. Slogan ini sebagai salah satu karakter profesional yang akan dibentuk dan dimunculkan pada diri mahasiswa," ujar Agung.

Tujuannya agar nantinya lulusan Politeknik Ubaya siap berkiprah dan bersaing di dunia kerja.

"Bukan hanya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang dilihat, namun karakter yang berkualitas menjadi pertimbangan sebuah perusahaan dalam memilih karyawan,” imbuh Dosen Program Studi Akuntansi tersebut.

Usai mengisi materi, mahasiswa menyerahkan secara simbolis lukisan karikatur Tri Rismaharini bersama mahasiswa Politeknik Ubaya.

Pada lukisan tersebut, terdapat tanda tangan yang dibubuhkan mahasiswa.

Penyerahan ini sebagai salah satu bentuk kasih sayang dan ucapan terima kasih mahasiswa Politeknik Ubaya atas kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi. 

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved