Berita Tulungagung

Bupati Maryoto Birowo Menilai Konflik Antar Perguruan Silat di Tulungagung Termasuk Kerawanan Sosial

Rombongan Banser NU diserang warga di Desa Talun Kulon, Kecamatan Bandung, Minggu (14/10/2019).

Bupati Maryoto Birowo Menilai Konflik Antar Perguruan Silat di Tulungagung Termasuk Kerawanan Sosial
SURYA.co.id/David Yohanes
Sebagian anggota Banser NU yang datang ke Mapolres Tulungagung, Senin (14/10/2019). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menilai konflik antar perguruan pencak silat termasuk kerawanan sosial di Tulungagung.

Hal itu yang disampaikan bupati, usai rapat koordinasi penyelesaian penyerangan Banser, di Mapolres Tulungagung, Senin (14/10/2019) siang.

Polisi Sudah Kantongi Indikasi Nama Pelaku Penyerangan Anggota Banser di Kecamatan Bandung

Minta Polisi Tangani Serius Kasus Penyerangan Anggotanya, Banser Ancam Berjaga di Polres Tulungagung

Anggotanya Dikeroyok di Kecamatan Bandung, Banser Serbu Mapolres Tulungagung

“Ini harus kita garap bersama. Kalau hanya pemerintah tidak akan bisa,” ujar Maryoto.

Maryoto mengajak semua pihak untuk menahan diri dan mempercayakan proses hukum ke polisi.

Menurutnya, polisi akan mengusut dan memproses siapa saja pelakunya.

“Hari ini masih proses di kepolisian. Secara teknis polisi yang akan menjelaskan,” sambung Maryoto.

Maryoto juga mengajak para tokoh untuk semakin menggalang persatuan.

Para tokoh ini diharapkan memberi contoh pada generasi muda, terutama anggota perguruan silat.

“Mari kita jaga stabilitas kedamaian. Bukan sekedar instruksi saja, tapi juga kita lakukan pembinaan,” katanya.

Bupati juga berharap, ada langkah tegas dari aparat dan semua pemangku kepentingan.

Dengan demikian, ke depan konflik antar perguruan silat ini tidak lagi terjadi di Tulungagung.

Sebelumnya rombongan Banser diserang warga di Desa Talun Kulon, Kecamatan Bandung, Minggu (14/10/2019).

Sebelum penyerangan ini, ada rombongan massa perguruan silat Pagar Nusa yang melintas dan berkonflik dengan warga.

Banser yang melintas belakangan jadi sasaran penyerangan dan mengakibatkan dua orang harus menjalani perawatan medis.

Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved