Biaya Perawatan Petugas Pemadam Kebakaran yang Luka Bakar di Malang Ditanggung BPJS

Plt Kepala UPT Damkar, Antoni Vera mengatakan segala pengobatan Ahmad bakal ditanggung oleh BPJS Kesehatan karen Ahmad berstatus ASN.

Biaya Perawatan Petugas Pemadam Kebakaran yang Luka Bakar di Malang Ditanggung BPJS
surya.co.id/istimewa
Ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Ahmad Jamroni, petugas pemadam kebakaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang sedang menjalani perawatan instensif di RS Saiful Anwar. Ahmad mengalami kecelakaan kerja saat memadamkan api di Jl Tutut, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Sabtu (12/10/2019) kemarin.

Plt Kepala UPT Damkar, Antoni Vera mengatakan segala pengobatan Ahmad bakal ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Sebab status Ahmad adalah aparatur sipil negara (ASN).

“Pengobatan ditanggung BPJS Kesehatan mbak. Pak Ahmad ini sudah ASN,” ujar Vera kepada Surya, Minggu (13/10/2019).

Ia menambahkan Ahmad telah berdinas di UPT Damkar selama 10 tahun lebih. Pria malang itu menjabat sebagai pranata pemadam kebakaran.

“Kerjanya memang di lapangan,” ungkap Vera.

Musibah yang menimpa Ahmad terjadi saat dia dan 20 petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api di lahan seluas 500 m2 milik Sukirman di Kecamatan Kedungkandang. Saat proses pemadaman berlangsung, Ahmad terperosok ke selokan sedalam 8 meter.

Pria itu kemudian tenggelam dalam tumpukan abu bekas kebakaran yang masih menyimpan bara api. Ahmad langsung dilarikan ke RS Saiful Anwar sebab sekujur kaki dan tangannya melepuh saat dievakuasi.

Petugas Pemadam Kebakaran di Malang Terperosok ke Dalam Sisa Bara Api Saat Bertugas

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved