Berita Jember

Perahu Nelayan di Jember Terbalik di Perairan Payangan, begini Nasib 2 Penumpangnya

Perahu nelayan Pantai Payangan terbalik di Perairan Payangan Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu, Jember, Minggu (13/10/2019).

Perahu Nelayan di Jember Terbalik di Perairan Payangan, begini Nasib 2 Penumpangnya
surya.co.id/sri wahyunik
Perahu nelayan yang terbalik di Perairan Payangan Kabupaten Jember. 

Surya.co.id | JEMBER -  Perahu nelayan Pantai Payangan terbalik di Perairan Payangan Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu, Jember, Minggu (13/10/2019).

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun dua orang nelayan, yakni Tali (50), dan Akup (50), nelayan warga Dusun Payangan Desa Sumberejo sempat terseret ombak.

Keduanya berhasil diselamatkan oleh Tim SAR Rimba Luat dan Tim Rescue Basarnas Pos SAR Jember.

Koordinator Basarnas Pos SAR Jember Asnawi Suroso mengatakan, satu tim rescue Basarnas POs SAR Jember bertugas mengamankan lomba memanding Dandim Jember di Perairan Pantai Papuma, Jember, Minggu (13/10/2019).

"Kalau dalam pelaksanaan lomba mancing itu aman, tidak ada insiden kecelakaan laut. Namun dalam perjalanan menuju arena lomba memancing itu, tim rescue mendapatkan kabar adanya kecelakaan laut di Payangan. Akhirnya tim melakukan evakuasi terlebih dahulu di Pantai Payangan," ujar Asnawi.

Tim penyelamat mendapatkan kabar adanya perahu nelayan terbalik di Perairan Payangan, yang terletak sebelum Pantai Papuma, jika dari arah pusat Kota Jember.

Ketika itu, dua orang nelayan bernama Tali dan Akup mencari ikan di seputaran Pantai Payangan. Keduanya sedang menarik jaring, ketika perahu dihempaskan ombak. Akhirnya perahu terbalik, dan membuat dua orang nelayan terjebur ke pantai.

"Alhamdulillah, penyelamatan berhasil. Tidak ada korban jiwa. Dua nelayan berhasil diselamatkan," ujar Asnawi.

Setelah proses evakuasi selesai, tim penyelamat dari Basarnas Pos SAR Jember melanjutkan perjalanan ke Pantai Papuma.

Dalam rangka pengamanan loma memancing yang memperebutkan Piala Dandim Jember itu, tim penyelamat melengkapi personel dengan satu unit perahu rescue jukung, personel flotation device, alat water rescue, alat medis, dan kendaraan operasional darat.

Sementara itu, Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dalam laporan regulernya menyampaikan peringatan dini tinggi gelombang laut .

Gelombang lebih dari 2,5 meter terjadi di Perairan Selatan Jawa Timur, dan Samudera Hindia selatan Jatim.

Laporan itu disampaikan pada Minggu (13/10/2019) pukul 13.53 Wib. Pusdalops BPBD Jember meneruskan informasi prakiraan cuaca, juga gelombang laut dari BMKG.

Mengacu kepada laporan, gelombang di perairan Jember berpotensi tinggi. Karenanya, nelayan diminta mewaspadai gelombang tinggi tersebut.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved