Berita Pasuruan

Panen Mangga Alpukat di Kabupaten Pasuruan Kurang Maksimal, Ini Sebabnya

Biasanya, di bulan - bulan seperti sekarang, petani mangga bisa panen sehari 1 ton, minim 8 kuintal.

Panen Mangga Alpukat di Kabupaten Pasuruan Kurang Maksimal, Ini Sebabnya
surya.co.id/galih lintartika
Hj Sulis saat menata mangga alpukatnya 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sejumlah petani Mangga klonal 21 atau mangga alpukat di Kabupaten Pasuruan mengaku hasil panen mangga tahun ini tidak sebagus dengan panen di tahun - tahun sebelumnya.

Produktivitas mangga yang dipanen, tidak sebanding dengan sebelumnya.

Biasanya, di bulan - bulan seperti sekarang, petani mangga bisa panen sehari 1 ton, minim 8 kuintal.

Akan tetapi, kondisi hari ini, petani hanya bisa panen maksimal 5 kwintal.

Itupun kondisinya tidak semua bagus, ada yang rusak karena diserang hama, dan ada yang bentuknya tidak sempurna.

Hj Sulis, salah satu penghasil mangga alpukat mengatakan, panen tahun ini hancur.

Ia mengatakan produktivitas mangga menurun.

"Tidak seperti biasanya. Tahun ini sangat menurutnya jauh," kata dia, Minggu (13/10/2019).

Ia menjelaskan, dari 1 ton, berkurang hanya 5 kwintal sehari. Bagi petani, ini penurunan yang sangat besar sekali.

"Biasanya kalau turun itu hanya kiloan saja. Tidak sampai kwintal. Ini parah," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved