Kronologi Istri Bersimbah Darah Seusai Singgung Alat Vital Suami, Pelaku Sempat Lakukan Drama Bohong

Berikut Kronologi Istri Bersimbah Darah Seusai Singgung Alat Vital Suami, Pelaku Sempat Lakukan Drama Bohong

Kronologi Istri Bersimbah Darah Seusai Singgung Alat Vital Suami, Pelaku Sempat Lakukan Drama Bohong
Tribunnews
Ilustrasi: Istri Bersimbah Darah Seusai Singgung Alat Vital Suami 

David menjawab:

"Dia meneriaki dan memarahi saya karena jadi orangtua yang buruk, menyebut saya tidak berguna."

"Menyebut saya 'lemas' dan 'tidak berguna'."

David menjawab: "Ini mengerikan, saya membunuh wanita yang saya cintai, mengerikan untuk dilakukan."

Mr Pratt lalu melanjutkan tentang parahnya cedera istri David hingga ia meninggal dan ia mengindikasikan David "kehilangan kendali diri."

Ahli patologi Dr Alison Armor menemukan istri David meninggal karena cedera kepala parah yang disebabkan oleh beberapa pukulan di kepalanya.

ilustrasi
ilustrasi (ist)

Serangan itu menyebabkan cedera otak dan kerusakan pada tengkoraknya dan kehilangan banyak darah.

Kasus suami bunuh istri juga sempat terjadi di Padang, Sumatera Barat

Baru tujuh bulan menikah, pria berinisial OL, warga Desa Padang Sarai, Kecamatan Koto Tengah, Padang, Sumatera Barat, tega membunuh istrinya, Kamis (3/10/2019). 

Dilansir dari Tribun Padang dalam artikel 'uami Tega Habisi Istri saat Tertidur, Ternyata Keduanya Pasangan Pengantin Baru 7 Bulanan', pembunuhan ini hampir saja tertutupi karena drama yang dimainkan OL. 

Asmara cinta segitiga menjadi latar belakang pembunuhan ini. 

OL membunuh istrinya karena merasa cemburu setelah mendapati korban masih sering berhubungan dengan mantan pacar.

OL melakukan pembunuhan itu dengan mencekik leher sang istri hingga tewas.

Kronologi Suami Bunuh Istri yang Baru 7 Bulan Dinikahi, Sempat Mainkan Sandiwara di Depan Mertua
Kronologi Suami Bunuh Istri yang Baru 7 Bulan Dinikahi, Sempat Mainkan Sandiwara di Depan Mertua (Tribun Padang)

Sehari sebelum melakukan pembunuhan, OL mengaku memergoki sang istri menelpon lelaki lain, Rabu (2/10/2019).

"Ini dikarenakan motifnya karena cemburu, sebab suaminya cemburu karena istrinya masih sering berhubungan komunikasi via telepon dengan mantan pacarnya," ucap Kapolsek Koto Tengah AKP Rico Feranda, Jumat (4/10/2019).

OL mengaku spontan melakukan tindakan itu, dan baru melepaskan cekikannya setelah sang istri menjerit kesakitan.

"Saya bilang ke orang tua, karena sakit. Istri aku selingkuh, karena sering teleponan dengan laki-laki lain," kata OL, Jumat (4/10/2019).

Setelah mencekik korban, OL tanpa rasa bersalah langsung kembali tidur karena tak tahu sang istri telah tewas. 

AKP Rico mengungkapkan, keesokan harinya sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku langsung datang ke rumah orangtua untuk melaporkan kematian sang istri.

Rico menjelaskan, saat itu pelaku mengaku sang istri meninggal dunia karena sakit.

"Kemudian pukul 5.00 WIB pagi, ia melaporkan kepada keluarganya bahwa istrinya telah meninggal dunia karena sakit," kata Rico. 

Keluarga dan warga setempat yang mengetahui kabar kematian korban pun sempat merasa curiga.

Pasalnya, di tubuh korban terdapat luka bekas penganiayaan.

Warga setempat lantas melaporkan kematian korban ke Polsek Koto Tengah.

"Kejanggalan itu terlihat adanya bekas-bekas luka di tubuh perempuan tersebut," tutur Rico.

Menanggapi hal tersebut, Rico menjelaskan pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk suami korban yang tak lain adalah pelaku pembunuhan.

"Kami memeriksa saksi sebanyak lima orang termasuk suami korban," ujar Rico.

"Setelah kami melakukan permeriksaan, ternyata pelakunya suaminya sendiri."

Jenazah korban lantas dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan tindakan visum. 

"Kemudian untuk korban kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum," imbuh Rico.

Lebih lanjut Rico mengungkapkan, OL sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

Pasangan suami istri itu baru menikah selama 7 bulan dan belum dikaruniai anak.

Saat ini, OL masih berada di Mapolsek Koto Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved