Berita Sidoarjo

Jelang Pelantikan Presiden, Petugas Gabungan Sidoarjo Intensifkan Razia Tempat Hiburan

Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden, petugas gabungan Polresta Sidoarjo, Satpol PP, dan TNI semakin intens menggelar razia.

Jelang Pelantikan Presiden, Petugas Gabungan Sidoarjo Intensifkan Razia Tempat Hiburan
surya.co.id/m taufik
Sejumlah perempuan menutupi wajah saat ada razia dari petugas gabungan di Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden, petugas gabungan Polresta Sidoarjo, Satpol PP, TNI dan sebagainya, bakal semakin intens menggelar razia.

Tujuannya, untuk cipta kondisi agar Sidoarjo tetap kondusif menjelang dan sampai selesainya prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober nanti.

"Razia digencarkan untuk cipta kondisi. Menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan Presiden dan Wapres," kata Kasubbagdalops Polresta Sidoarjo AKP I Gusti Made Merta, Minggu (13/10/2019).

Dalam razia gabungan yang digelar Sabtu malam, petugas berhasil mengamankan 1.232 botol minuman keras (Miras). Minuman haram sebanyak itu, disita petugas dari berbagai tempat hiburan yang dirazia petugas.

Sedikitnya 67 personel dilibatkan dalam Razia gabungan Polri, Polsi Militer, dan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo tersebut. Selepas apel, petugas langsung menyisir sejumlah titik tempat hiburan di Kota Delta.

Lokasi perrtama yang menjadi sasaran razia adalah Yayang Cafe, tempat hiburan di kawasan Jalan KH Mukmin. Serta KTV, tempat karaoke di kawasan Jalan Gajah Mada.

Dari dua tempat hiburan di pusat kota itu, petugas mengamankan 1.168 botol minuman keras. Tanpa kompromi, ribuan miras itu langsung diangkut petugas.

Pada waktu yang sama, petugas juga menyisir tempat hiburan malam di kawasan Ramayana, Bungurasih. Di sana, petugas juga mengamankan berbagai minuman keras.

"Dari kawasan Bungurasih, ada 4 krat dengan total 64 botol miras yang berhasil kita amankan," ungkap mantan Kapolsek Sedati itu.

Semua miras yang ditemukan dari razia itu langsung dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk pendataan. Selanjutnya pemilik atau penjual juga bakal kena proses Tipiring. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan terkait peredaran minuman haram tersebut.

Ditegaskan bahwa operasi atau razia semacam ini bakal semakin intens dilakukan. Razia berkala sewaktu-waktu digelar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menjalan pelantikan.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved