Berita Surabaya

Ikrar Damai Dilakukan, Tak Mampu Redam Dua Geng di Kota Surabaya untuk Tawuran

Tujuh belas anggota geng All Star diamankan di Taman Mundu, Tambaksari Surabaya. Dua di antaranya perempuan berusia belasan tahun.

Ikrar Damai Dilakukan, Tak Mampu Redam Dua Geng di Kota Surabaya untuk Tawuran
surya.co.id/firman rachmanuddin
Geng All Star yang berada di Taman Mundu Surabaya diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perseteruan antar dua kelompok atau geng All Star dan KP Jawara di Surabaya belum mereda sepenuhnya.

Sejak 21 September 2019, kedua kelompok geng ini mulai mencuat lantaran rencana tawurannya di Jalan Jakarta, digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Konflik terus terjadi meski para anggota kelompok geng ini sempat merasakan diciduk aparat.

Surat pernyataan yang mereka buat dih adapan orang tuanya beberapa waktu lalu itu juga tak mampu meredam gejolak anggota geng yang mayoritas adalah anak-anak.

Klimaksnya, seorang anak anggota kelompok All Star menjadi sasaran pengeroyokan sepuluh anggota kelompok KP Jawara.

Korban berinsial NF disekap selama tiga hari dan dianiaya secara bergantian oleh sepuluh remaja lainnya.

Bahkan aksi itu direkam dan diviralkan oleh para pelaku yang berbuntut pada penangkapan kesembilan dari sepuluh remaja tersebut oleh unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Sembilan remaja sudah kami periksa dan tetapkan sebagai tersangka, dua diantaranya dewasa kami tahan di Polrestabes Surabaya, tujuh lainnya masih dibawah umur kami titipkan ke UPT rensos, serta satu lainnya masih buron," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran beberapa waktu lalu.

Meski sudah ditindak tegas, rencana tawuran dua geng ini tak malah mereda.

Sabtu (5/10/2019) mereka kembali akan melakukan tawuran.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved