Berita Mojokerto

Teka-Teki Alasan Kabar Mundurnya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Soelistyowati  

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Mojokerto, Soelistyowati, mengajukan pengunduran diri sebagai pejabat eselon II.

Teka-Teki Alasan Kabar Mundurnya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Soelistyowati  
surya.co.id/febrianto ramadani
Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Mojokerto, Soelistyowati seusai penggeledahan, Selasa (17/9/2019) lalu. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Mojokerto, Soelistyowati, mengajukan pengunduran diri sebagai pejabat eselon II.

Namun, berbagai alasan mengemuka terkait mundurnya pejabat berusia 59 tersebut.

Sebuah sumber menyebutkan, Soelis telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sejak (25/9/2019) lalu.

Pengunduran diri perempuan yang juga memegang kendali sebagai Plt Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto ini lantaran penyakit diabetes.

"Alasannya karena gulanya tinggi, sakitnya sendiri sejak setahun terakhir," ungkap seorang pejabat di lingkungan Setda Kab Mojokerto, Jumat (11/10/2019).

Namun, pejabat lain menyebut bahwa keputusan pengajuan nonjob Sulies karena munculnya kabar penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan irigasi air dangkal oleh Kejari.

Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Soelis terseret dalam pusaran kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Susantoso, mengaku telah mendengar kabar tersebut. 

"Belum ada surat dari atasan. Berkasnya juga belum kami terima," katanya Jumat (11/10/2019).

Pengajuan pengunduran diri tersebut, dinilai Susantoso sangatlah wajar. Menyusul, masa bakti mantan Kepala Dinas Sosial ini sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kurang setahun lagi.

Saat ini, Soelis dalam status Masa Persiapan Pensiun (MPP) jelang pensiun Per November 2020.

"Beliau kan sudah usia 59 tahun. Pensiun boleh diajukan kurang dari setahun atau saat dalam masa MPP. Apalagi suaminya juga sudah pensiun lebih dulu tahun kemarin," imbuhnya.

Susantoso menjelaskan pihaknya belum menentukan pengganti sementara kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tersebut.

"Calon pengganti belum ada. Belum ada gambaran sama sekali. Kami menunggu perintah dari atasan," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi usai acara Ikrar Damai Pilkades Serentak Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 di Pendopo Maja Tama Pemkab Mojokerto, Rabu (9/10/2019) lalu, enggan berkomentar terkait pengunduran diri Kadisperta Kabupaten Mojokerto.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved