Berita Surabaya

Dishub Surabaya Tetapkan 4 Sungai akan Jadi Jalur Transportasi Air, Berdasar Kajian Bersama ITS

Dishub Surabaya, diputuskan ada empat sungai yang berpotensi difungsikan sebagai jalur transportasi air

Dishub Surabaya Tetapkan 4 Sungai akan Jadi Jalur Transportasi Air, Berdasar Kajian Bersama ITS
surya/sugiharto
Suasana Sungai Kalimas Surabaya. Sungai Kalimas direncanakan digunakan sebagai alat transportasi air oleh Dishub Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah melakukan kajian transportasi air antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, diputuskan ada empat sungai yang berpotensi difungsikan sebagai jalur transportasi air. Keempat sungai tersebut adalah Kalimas, Jagir, Greges dan Branjangan.

Menurut Inisiator ITS Kemitraan, Ali Yusa, keempat sungai ini punya fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari pariwisata, angkutan umum, hingga angkutan barang.

"Sungai Branjangan dan Greges secara prioritas bisa untuk alur logistik, bisa jadi pemukiman," kata Yusa.

Sedangkan Kalimas dan Jagir bisa dijadikan angkutan umum serta pariwisata.

Kalimas sendiri cukup multifungsi.

Ia bisa digunakan sebagai jalur angkutan umum dan pengangkut barang kecil.

"Misalnya pengiriman sayur atau dagangan dari Keputran ke Pabean, atau sebaliknya. Mungkin bisa ada kebijakan, untuk angkutan sayur ke pasar Keputran, turunnya di Wonokromo, jadi tidak perlu lewat kota,” jelasnya.

Ada lima area yang dapat dikembangkan untuk multimoda, yakni Darmokali, Petekan, Sikatan, Ngagel dan Pasar Besar.

Untuk melancarkan rencana pemanfaatan sungai sebagai jalur angkutan ini, Dishub akan menyesuaikan kembali bangunan di sekitar sungai dengab master plan.

“Pastinya pada 2020 mendatang akan memulai pembangunan infrastrukturnya,” kata Irvan Wahyudrajad, Kepala Dishub Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved