Berita Pasuruan

DPRD Kabupaten Pasuruan Akan Carikan Solusi Untuk Produk Lokal Agar Lebih Dikenal

Sejumlah perwakilan UMKM , PHRI dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) curhat ke anggota DPRD Kabupaten Pasuruan

DPRD Kabupaten Pasuruan Akan Carikan Solusi Untuk Produk Lokal Agar Lebih Dikenal
surya.co.id/galih lintartika
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi saat menemui perwakilan PHRI, UMKM dan KTNA 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sejumlah perwakilan UMKM , Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) curhat ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Jumat (11/9/2019).

Mereka ditemui Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Joko Cahyono.

Mereka wadul soal kondisi sekarang dan meminta solusi untuk ke depan.

Ketua PHRI Kabupaten Djoko Widodo mengatakan, bersama teman-teman ini, ia ingin ada solusi dan jalan keluar.

Kata dia, selama ini Pemkab kurang memikirkan konsep yang jelas untuk mengembangkan sektor UMKM, hotel, restoran dan pertanian.

"Kami berharap dari teman-teman DPRD bisa memberikan solusi dan minimal harapan. Kami ini pelaku wisata, tapi kami menilai selama ini belum maksimal," katanya.

Ia mencontohkan saja, dalam hal sederhana, di UU Pariwisata No 10 tahun 2009 dan diperkuat dengan Pergub No 25 tahun 2018 tentang kerjasama hotel dan produk sebuah daerah itu sudah jelas.

"Artinya ada peraturan daerah atau semacam kerjasama agar hotel dan restoran bisa terkoneksi dan saling membantu dalam hal penjualan produk UMKM atau branding dan promosinya. Tapi semua itu tidak pernah terjadi di sini," jelasnya.

Djoko sangat berharap, ke depan, produk UMKM orang Pasuruan atau bahkan sektor pertanian dan lainnya bisa dipamerkan di hotel dan restoran di Pasuruan.

"Minimal orang yang datang ke Pasuruan ini tidak bingung mau bawa oleh-oleh khas Pasuruan itu apa. Jadi di hotel dan restoran produk khas Pasuruan sudah bisa dipajang di sana dan bisa dibeli di sana," ungkap dia.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved