Pilwali Surabaya 2020

Dorong Kader Internal Maju di Pilwali Surabaya, NU Beri Kriteria seperti ini

Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya mendorong kader internalnya di Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2020.

Dorong Kader Internal Maju di Pilwali Surabaya, NU Beri Kriteria seperti ini
Istimewa
Ketua PCNU Kota Surabaya, Muhibbin Zuhri yang mendorong kader internalnya maju Pilwali Surabaya 2020. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya mendorong kader internalnya di Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2020.

Untuk memilih kader internal tersebut, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya memiliki beberapa kriteria.

”Secara kultural, kami memiliki kaderisasi secara informal maupun formal. Namun, kami tak melakukan seleksi seperti halnya yang ada di parpol," kata Ketua PCNU Surabaya, Muhibbin Zuhri kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Sebab, katanya, Nu bukan organisasi politik, sehingga tidak punya kapasitas untuk menyeleksi. 

Menurutnya, pihaknya memiliki mekanisme untuk melihat kapasitas kader. Utamanya, terkait aktikfitas di NU.

”Kami menguji mereka (potensi kader) di dalam aktifiktasnya. Di antaranya dengan melihat seberapa banyak jumlah ”keringat” yang dikeluarkan untuk organisasi,” katanya.

Tak hanya di internal NU, pihaknya juga melihat rekam jejak kader tersebut di masyarakat.

”Utamanya, untuk track record di pengabdian di masyarakat. Kemudian, konsistensi dalam garis perjuangan juga akan menjadi pertimbangan khusus,” jelas Muhibbin.

Menurutnya, pihaknya tidak mungkin mendorong kader NU yang tak memiliki visi dan khidmat organisasi dan masyarakat.

”Kami ingin memastikan bahwa kader NU memiliki peran di kursi eksekutif,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved