Grahadi

Pemprov Jatim

Wagub Emil Berharap Generasi Muda Miliki Kompetensi Unggul dalam Membangun Bangsa

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto memberikan materi Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045.

Wagub Emil Berharap Generasi Muda Miliki Kompetensi Unggul dalam Membangun Bangsa
foto: istimewa/humas pemprov jatim
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto memberikan materi Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 di Universitas Jember, Rabu (9/10/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER -  Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berharap kepada para generasi muda
agar mereka memiliki kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam membangun bangsa.

Karena, menurut Emil, persoalan tersebut akan ditentukan oleh kualitas para generasi mudanya. Termasuk para mahasiswa jurusan bahasa dan sastra.

Hal itu dipaparkan Wagub Emil Dardak saat memberikan materi Seminar Nasional Bahasa, Sastra dan
Pembelajarannya untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 di Universitas Jember, Rabu
(9/10/2019).

"Tahun 2045 diharapkan anak muda kita memiliki kompetensi dalam membangun bangsa dengan kualitas SDM unggul yang dimiliki," ujar Wagub Emil.

Lebih lanjut Emil Dardak menjelaskan, untuk menuju Generasi Emas 100 tahun Indonesia Merdeka yang akan terjadi pada Tahun 2045, mahasiwa atau generasi muda menjadi aset bangsa di masa depan.

Siapapun yang sedang kuliah dan menempuh jenjang pendidikan tinggi, terutama jurusan bahasa dan sastra akan menentukan Indonesia pada tahun 2045.

"Melalui karya kreatif dan produktif mereka. Maka, peran mahasiswa sebagai aset bangsa di masa depan diharapkan dapat membawa bangsa lebih besar," ujarnya.

Terkait masa depan bangsa, Emil berpendapat, bahwa mereka yang sedang belajar di pendidikan bahasa dan sastra akan lebih cepat unggul jika disertai kreativitas dan pola komunikasi yang efektif.

Tak hanya itu, para mahasiswa yang mengambil jurusan bahasa dan sastra juga harus mengedepankan rasa atau taste di tengah gempuran perkembangan digital.

Rasa tersebut, lanjutnya, mutlak dimiliki sebagai bagian dari mengasah kepekaan, sensitivitas terhadap segala yang terjadi di lingkungan sekitar bangsa dan negara.

"Kami mengajak teman-teman yang kuliah terutama yang di bahasa dan sastra harus mengedepankan rasa atau taste. Karena di era digital saat ini yang tidak bisa disaingi oleh robot yakni rasa," ungkapnya.

Selain Emil Dardak, narasumber dalam seminar nasional tersebut disisi Dr.Seno Gumira Ajidarma S. Sn (Ahli Penulisan  dan Seni /Rektor IKJ), Dr. Bambang Yulianto M. Pd (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Warek I Unesa), dan Dr. Arju Mutiah (Ahli Pembelajaran Bahasa Indonesia (PBSI, FKIP Unej).  (humas pemprov jatim)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved