Berita Tuban

Kapolres Minta Warga Tuban yang Pulang Akibat Konflik Wamena Papua Tak Sebar Hoax

Mereka berempat diundang di Mapolres untuk menceritakan kondisi sebenarnya yang ada di sana.

Kapolres Minta Warga Tuban yang Pulang Akibat Konflik Wamena Papua Tak Sebar Hoax
surya.co.id/m sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat menerima empat pemuda yang sebelumnya bekerja di Wamena, Papua. Kini mereka telah dipulangkan karena konflik. 

SURYA.co.id | TUBAN - Empat warga Tuban telah dipulangkan dari Wamena, Papua, pasca konflik yang terjadi, Senin (23/9/2019).

Keempatnya yaitu Wawan Supriyanto (20) Desa Karangrejo, Ahmad Zainul Arif (20 tahun), Tutianto (20 tahun), dan Junaidi (19 tahun) asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Bancar.

Mereka berempat diundang di Mapolres untuk menceritakan kondisi sebenarnya yang ada di sana.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan, semua hal yang diketahui keempat warga itu di Wamena Papua tidak perlu diceritakan pada warga di kampung halamannya karena bisa mengundang rasa takut.

Menurut Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, jika hal itu diceritakan malah bisa membuat kegaduhan di wilayah.

Ia juga meminta semua video yang memperlihatkan kekerasan dihapus, jangan disebar, demi menjaga kondusivitas di daerah.

"Jangan sebarkan hoax yang ada di sana dibawa ke sini, video dihapus untuk menciptakan suasana yang kondusif," ujarnya di hadapan empat warga di kantornya, Kamis (10/10/2019).

Dia menjelaskan, jika konflik yang terjadi bukanlah dibuat warga asli Wamena, melainkan dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau separatis.

Kalau warga Wamena justru membantu dan menolong para warga pendatang di sana.

"Saya tegaskan yang buat konflik bukan warga Wamena, tapi kelompok KKB atau separatis," tandas perwira menengah itu.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved