Berita Pasuruan

Bea dan Cukai Pasuruan Ungkap Jaringan Penyelundupan Rokok Ilegal

M belum bisa menyebutkan siapa pemasoknya. Dan tidak membuka siapa yang mengiriminya barang ilegal ini.

Bea dan Cukai Pasuruan Ungkap Jaringan Penyelundupan Rokok Ilegal
surya.co.id/galih lintartika
Barang bukti jaringan penyelundupan rokok ilegal di Pasuruan, Rabu (9/10/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pasuruan mengungkap jaringan penyelundupan rokok ilegal di Pasuruan, Rabu (9/10/2019).

Seorang yang diduga kuat membuat rokok tanpa dilengkapi pita cukai ditangkap.

Penggerebekan dilakukan di rumah yang bersangkutan, Dusun Lumansih, Desa Ketanireng, Kecamatan Prigen.

Dalam penggerebekan tersebut, anggota bea cukai berhasil menyita rokok ilegal dengan merk Max sebanyak 18 Dus yang ada di dalam mobil luxio Nopol L 1572 CV. Semuanya diamankan sebagai barang bukti.

Kasubsi Penyidikan KPPBC Pasuruan Nanang Sekti W menjelaskan, pihaknya mengamankan pria yang diduga kuat menjual rokok tanpa pita cukai. Inisialnya, M.

"Berkasnya belum selesai, ini kami masih mendalaminya. Beberapa orang sudah kami periksa dalam masalah ini. Insyallah Minggu depan berkasnya kami limpahkan," kata Nanang, Kamis (10/10/2019).

Informasi yang didapatkan SURYA.co.id, awal mulanya barang rokok ilegal berasal dari E asal warga Sidoarjo.

Kemudian barang itu dikirim ke Dusun Wilo, ke rumah S untuk dikerjakannya.

Setelah itu, M meminta pekerjaan kepada S, dan barang dikirim ke Dusun Lumangsi, rumah M.

Saat perjalanan ke rumah M, baru saja tiba, mendadak digrebek anggota bea cukai.

Dari situlah akhirnya M dibawa ke kantor cukai kemudian diperiksa. Selanjutnya, M dimasukkan ke dalam sel tahanan.

"Kami masih dalami, M belum bisa menyebutkan siapa pemasoknya. Dan tidak membuka siapa yang mengiriminya barang ilegal ini. Distributor utama masih dalam pencarian petugas," jelasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved