Berita Kediri

Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri Musnahkan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Sebanyak 72.836 batang rokok ilegal dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri,

Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri Musnahkan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal
surya/didik mashudi
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri memusnahkan rokok ilegal dan sex toys, Kamis (10/10/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Sebanyak 72.836 batang rokok ilegal barang milik negara (BMN) dimusnahkan dengan cara dibakar petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri, Kamis (10/10/2019).

BMN yang dimusnahkan dari hasil penindakan atas pelanggaran ketentuan di bidang cukai sebanyak 58 kali. Dari 72.836 batang rokok ilegal yang dimusnahkan hasil tembakau sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM).

Selain itu juga minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa dilekati pita cukai sebanyak 675 botol. Ada juga liquid Vape tanpa dilekati pita cukai sebanyak 173 botol kemasan.

"Total potensial kerugian negara mencapai Rp 87.889.180," jelas Suryana, Kepala Kantor Bea Cukai Kediri.

Sementara BMN kiriman dari luar negeri yang dimusnahkan merupakan barang larangan dan dan terkena pembatasan sebanyak 72 kali.

Barang yang dimusnahkan terdiri sex toys dan vibrator dari berbagai merk serta bentuk sebanyak 57 unit.

Ada juga airsoftgun dan onderdil senapan sebanyak 4 unit set serta suku cadang mesin motor sebanyak 10 unit set.

Sedangkan obat-obatan dan kosmetik sebanyak 2.902 butir dan pak serta aksesori pakaian dan barang lainnya sebanyak 749 pices. Total perkiraan nilai barang yang dimusnahkan senilai Rp 417.947.566.

Barang yang dimusnahkan hasil penindakan 2017 dan semester 1 2019.

Pemusnahan BMN merupakan bentuk komitmen nyata KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri dalam rangka melindungi masyarakat dengan cara mencegah masuknya barang berbahaya baik dari sisi keamanan, kesehatan, merusak moral dan lingkungan hidup.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerja sama, dukungan dan sinergi yang terjalin selama ini," ungkap Suryana.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved