Berita Ekonomi Bisnis

50 Stan Serba Serbi Manten 2019 di Surabaya Ditarget Transaksi Rp 500 Juta dalam 5 Hari Pameran

Pameran Serba-Serbi Manten 2019 di atrium City of Tomorrow (CITO) Surabaya, Kamis (10/10/2019). Pameran ini berlangsung hingga Minggu (13/10/2019).

50 Stan Serba Serbi Manten 2019 di Surabaya Ditarget Transaksi Rp 500 Juta dalam 5 Hari Pameran
surya.co.id/hanif manshuri
PAMERAN PERLENGKAPAN - Suasana pameran perlengkapan pernikahan di Atrium Cito Mall Surabaya, Kamis (10/10/2019). Pameran yang berlangsung hingga Minggu (13/10/2019) ini diikuti 50 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memasuki bulan Shafar perhitungan kalender islam  (Jawa) perhelantan pernikahan kembali digelar oleh sebagian masyarakat setelah sebulan jeda di bulan Muhamrram (Suro).

Hal ini merupakan pasar menarik bagi para pelaku usaha bidang event pernikahan yang berimbas pada banyak bidang jasa.

Di antaranya jasa rias pengantin, busana, catering, dekorasi, wedding organizer (WO), dokumentasi, venue, musik, penyanyi, transportasi, undangan dan lainnya.

"Dan kami memberikan banyak informasi kepada pasar terhadap berbagai perusahaan atau usaha jasa di bidang event pernikahan ini melalui pameran," kata Raka Maulana, owner Nobel Entertainment, penyelenggara pameran Serba-Serbi Manten 2019 di atrium City of Tomorrow (CITO) Surabaya, Kamis (10/10/2019) .

Respons pengunjung terhadap pameran ini selalu diakui peserta pameran cukup bagus dan positif," imbuhnya.

Hal itu dibuktikan sudah tercatat adanya transaksi dari salah satu peserta pameran yang melaporkan satu klien dengan memberikan uang muka Rp 10 juta pada pameran hari pertama di Rabu (9/10/2019) kemarin.

Menurut Raka, dengan estimasi satu hari satu peserta pameran mendapat yang muka Rp 10 juta, dengan jumlah peserta 50 Stan, dan pameran akan berlangsung hingga Minggu (13/10/2019), potensi transaksi yang akan dicapai selama pameran bisa Rp 500 juta.

"Hal itu yang menarik kami untuk menggelar pameran tidak sekedar menampilkan produk peserta, tapi juga menampilkan kegiatan terkait yang bersifat kompetisi. Misalnya lomba fashion show, melukis Henna, musik banjariah dan lainnya," ungkap Raka.

Dengan menghadirkan kegiatan yang bersifat kompetisi, bisa menarik lebih banyak pengunjung.

Selain peserta lomba, juga supporting dari tim. Ditambah dengan pengunjung mal, dimana saat mereka hadir diantara mereka ada yang ingin mendapatkan referensi kegiatan event pernikahan.

Pihaknya optimis respon pasar terhadap apa yang ditampilkan di pameran akan semakin positif.

Mengingat dalam setahun, pihaknya konsisten menggelar pameran pernikahan sebanyak enam kali, dengan lokasi mal yang berbeda-beda.

"Kami membidik semua segmen. Sehingga kami hadir di banyak mal. Juga menggandeng vendor tidak hanya dari kota Surabaya, tapi juga Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto," jelas Raka.

Event selanjutnya, Raka juga akan menggelar pameran pernikahan di Icon Mall Gresik dengan target pasar atau pengunjung dari pesisir Utara Jatim.

Seperti Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved