Grahadi

Pemprov Jatim

Viralkan Gerakan Kependudukan Jatim, Khofifah Tantang Penyuluh KB dan PKK Jadi Pemain Digital 

Gubernur Jatim Khofifah menantang para penyuluh Keluarga Berencana (KB), petugas BKKBN, dan para kader PKK Jatim mengambil peran dalam era digital.

Viralkan Gerakan Kependudukan Jatim, Khofifah Tantang Penyuluh KB dan PKK Jadi Pemain Digital 
surya.co.id/nuraini faiq
KKBPK - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membuka pencanangan Kesatuan Gerak PKK, Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) didampingi Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin dan Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Yanrizal Makmur (paling kanan), di Gedung PKK Jatim, di Surabaya, Rabu (9/10). 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menantang para penyuluh Keluarga Berencana (KB), petugas BKKBN, dan para kader PKK Jatim mengambil peran dalam era digital.

Program BKKBN dan PKK di Jatim harus diviralkan secara menarik sehingga diterima oleh masyarakat. Mereka harus mengunggah dan memposting konten apa pun terkait program kependudukan di Jatim.

"Semua orang kini pegang smartphone. Ayo, manfaatkan untuk program BKKBN dan PKK di era kekinian. Bisa lewat posting, karikatur, atau youtube yang menarik," ajak Khofifah di hadapan ratusan petugas BKKBN dan kader PKK Jatim, di Gedung PKK Jatim, di Surabaya, Rabu (9/10/2019).

Mereka ditantang oleh gubernur perempuan pertama di Jatim itu untuk memanfaatkan era digital secara positif.

BKKBN Perwakilan Jatim dan PKK Jatim kemarin bergandengan dalam pencanangan Kesatuan Gerak PKK dan Kesehatan serta Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Hadir dalam pencanangan itu Gubernur Khofifah selaku Ketua Pembina Tim Penggerak (TP) PKK Jatim, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Yanrizal Makmur, serta Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr Kohar Hari Santoso.

Pencanangan ini diikuti 217 petugas penyuluh KB seluruh Jatim, semua TP PKK kabupaten dan kota di Jatim, serta Kelompok Kerja di setiap daerah.

Gerakan pencanangan ini bertema "Kita Gerakkan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera."

"Mari semua bergerak bersama bahu-membahu membangun keluarga sehat jasmani dan rohani. Saya berharap kader dan PKK kita bisa menjadi influencer dengan followers banyak sehingga setiap posting selalu berdampak dalam gerakan kependudukan," harap Khofifah.

Terencana-Terpadu
Sementara itu, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin menuturkan bahwa gerakan keluarga harus terencana dan terpadu dalam perspektif kesejahteraan.

"Kita harus gerakkan keluarga menjaga kehidupan yang sehat. Ini pertemuan yang luar biasa, karena semua kader seluruh Jatim bertemu untuk sharing gagasan dan ide," kata Arumi.

Sedangkan Ketua Perwakilan BKKBN Jatim Yanrizal Makmur mengatakan siap menjawab tantangan Gubernur Khofifah dalam memanfaatkan era digital.

"Memang kita harus mengikuti era dan selera warga, kalau mau program-program kita diterima masyarakat," kata Yanrizal.

BKKBN sebenarnya memiliki sumber daya manusia (SDM) melimpah sekitar 10.000 lebih petugas, 2.133 di antaranya merupakan penyuluh KB, Juga 8.600 kader PPKBD di setiap daerah dan 666 kader di sub daerah.

Yanrizal akan mewajibkan mereka untuk memosting program-program BKKBN ke medsos dan youtube. (fai/*)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved