Berita Sampang

Tiga Pria Kediri Transaksi Narkoba di Sampang Madura, Saat Ditangkap Polisi Sempat Lakukan Ini

Tiga pria Kabupaten Kediri lakukan transaksi narkoba di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura

Tiga Pria Kediri Transaksi Narkoba di Sampang Madura, Saat Ditangkap Polisi Sempat Lakukan Ini
tribun jatim/hanggara pratama
Ketiga tersangka asal Kabupaten Kediri saat berada di Polres Sampang, Rabu (9/10/2019). 

SURYA.co.id | SAMPANG - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Sampang membekuk tiga pria asal Kabupaten Kediri usai melakukan transaksi narkoba di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

Ketiganya adalah Nicho Ardiangtama warga Jalan Imam Bonjol Kota Kediri, Candra Agustiawan warga Desa Mangunrejo, dan Eko Hadi Aprilian warga Desa Karang Talun Kabupaten Kediri.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo, mengatakan ketiganya ditangkap saat perjalanan pulang di Jalan KH. Wahid Hasyim Kota Sampang, (2/10/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Mereka menggunakan mobil Daihatsu warna putih dengan pelat nomor AG 1775 BD," ujarnya.

Dijelaskan, sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan, ketiga tersangka melakukan transaksi di Kecamatan Omben.

Sehingga pihaknya melakukan pengecekan ke lokasi.

Namun sebelum tiba di lokasi, polisi yang ditugaskan berpapasan dengan mobil pelaku yang sebelumnya diketahui ciri-cirinya.

"Ketika diberhentikan mereka malah tancap gas dan sempat kejar-kejaran," jelasnya.

Ia menambahkan, saat berhasil dihentikan salah satu tersangka secara sengaja membuang sobekan tisu, sobekan lakban, yang di dalamnya berisi sabu.

"Salah satu dari mereka membuangnya dari jendela mobil dan saat di cek berisi sabu," ungkap Didit Bambang Wibowo.

"Kemudian kami juga menggeledah dan barang bukti yang mampu diamankan sebanyak 36,44 gram jenis sabu," imbuh dia.

Didit Bambang Wibowo menyampaikan, pasal yang dikenakan merupakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Dipidana dengan penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan denda paling banyak Rp 10 miliar," tegasnya. (Hanggara Pratama)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved