NPHD Jember Diteken 14 Oktober, Anggaran Pilkada Jember Rp 82 Miliar

Pemkab Jember akan mengucurkan dana Rp82 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020 Jember.

NPHD Jember Diteken 14 Oktober, Anggaran Pilkada Jember Rp 82 Miliar
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Audiensi antara pimpinan KPU Jember dengan bupati Jember perihal NPHD anggaran Pilkada 

SURYA.co.id | JEMBER - Anggaran Pilkada Jember 2020 ditetapkan sebesar Rp82 miliar. 

Kepastian itu muncul setelah KPU Jember berkoorinasi dengan bupati Jember, Faida, Rabu (9/10/2019).

Meski sudah disepakati, namun Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang menjadi bukti penetapan anggaran Pilkada, masih akan diteken pada 14 Oktober 2019 mendatang. 

Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan pengajuan KPU Jember yang jumlahnya mencapai Rp 123 miliar. Ketua KPU Jember, M Syai'in mengatakan pihaknya mengusulkan anggaran Pilkada Jember 2020 sebesar Rp 123 miliar.

"Memang awalnya Rp 78 miliar, namun setelah ada estimasi kenaikan untuk honor tenaga adhoc (PPK, PPS, KPPS), akhirnya ada kenaikan menjadi Rp 123 miliar. Setelah sinkronisasi dengan Pemkab Jember, kemudian disetujui sebesar Rp 82 miliar. Tentunya jumlah ini akan kami terima," ujar Syai'in kepada Surya, Rabu (9/10/2019).

KPU Jember, lanjutnya, bakal menyesuaikan jumlah anggaran tersebut. Syai'in menegaskan, meskipun anggaran tidak sesuai dengan bujet KPU Jember, hal itu tidak akan mengganggu pembiayaan kegiatan Pilkada Jember. Pihaknya hanya perlu menyesuaikan dengan honor tenaga ad hoc.

Dia mengakui, honor tenaga adhoc menyedot anggaran cukup banyak dari anggaran yang diusulkan. Syai'in menerangkan, kenaikan anggaran itu terjadi karena KPU RI mengusulkan kenaikan honor tenaga adhoc kepada Kementerian Keuangan RI. Meskipun hingga saat ini belum ada persetujuan, dan petunjuk teknis terkait hal itu.

Meskipun usulan anggaran KPU Jember dipangkas oleh Pemkab Jember, jumlah anggaran Pilkada Jember tahun 2020 masih lebih tinggi dibandingkan anggaran Pilkada Jember tahun 2015. Lima tahun lalu, anggaran Pilkada Jember mencapai Rp 75 miliar.

Bupati Jember Faida mengatakan, pihaknya bakal menandatangani NPHD anggaran Pilkada untuk KPU Jember pada 14 Oktober nanti. "Setelah ada konsultasi antara Tim Anggaran Pemkab Jember, dengan pemerintah pusat, dan KPU, akhirnya ada penyesuaian anggaran Pilkada Jember Rp 82 miliar," ujar Faida.

Dia mengakui, anggaran yang belum memiliki petunjuk teknis dari pemerintah pusat tidak dianggarkan. Anggaran Pilkada Jember diambilkan dari APBD Jember tahun 2020, dan 2019. Tahapan Pilkada serentak untuk kabupaten dan kota yang bakal mengikuti pesta demokrasi pada tahun 2020 mendatang sudah dimulai awal Oktober ini. Tahapan awal dimulai dengan penandatanganan NPHD.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved