Citizen Reporter

Inovasi Tahu Bugar Mahasiswa STIKES Ngudia Husada Madura Terbuat dari Biji Turi dan Air Laut

Ide itu muncul ketika Nurus sering melihat biji turi yang tumbuh liar dan terbuang sia-sia. Tidak ada pemanfaatan yang baik dan biji turi itu menjadi

Inovasi Tahu Bugar Mahasiswa STIKES Ngudia Husada Madura Terbuat dari Biji Turi dan Air Laut
pixabay
Inovasi Tahu Bugar Terbuat dari Biji Turi dan Air Laut 

SURYA.co.id - Semakin berkembangnya zaman, manusia dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif dalam menciptakan produk yang unggul.

Inovasi tak terbatas, bisa meliputi bidang teknologi, ekonomi, atau pangan.

Itu yang dilakukan dua mahasiswa dari STIKES Ngudia Husada Madura, Nurus Soleha dan Isna Alifatul Magfiroh.

Keduanya mahasiswa semester 5 Jurusan Keperawatan.

Inovasi Tahu Bugar Mahasiswa STIKES Ngudia Husada Madura Terbuat dari Biji Turi dan Air Laut
Inovasi Tahu Bugar Mahasiswa STIKES Ngudia Husada Madura Terbuat dari Biji Turi dan Air Laut (ist/citizen reporter)

Dari hasil riset yang memakan kurang lebih 3 bulan, mereka berhasil menemukan inovasi tahu yang berbahan dasar biji turi dan sari air tuah (air laut).

Sari tuah adalah air laut yang tidak dimanfaatkan oleh petani garam yang ternyata bernilai komersial sebagai penggumpal tahu.

Mereka menyebutnya Tahu Bugar atau yang bermakna tahu biji turi dan air laut.

Ide itu muncul ketika Nurus sering melihat biji turi yang tumbuh liar dan terbuang sia-sia. Tidak ada pemanfaatan yang baik dan biji turi itu menjadi limbah. Ia juga melihat kebutuhan kedelai yang masih diimpor. Keduanya tertarik untuk membuat penelitian.

Namun, proses riset itu tidak selalu berjalan mulus.

Kurang lengkapnya alat pengujian di labolatorium kampus membuat mereka harus pergi ke Biochem Surabaya untuk menguji kandungan protein Tahu Bugar.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved