Berita Sidoarjo

Diangkat Jadi Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Lingga Naurie Dapat PR Pengusutan Kasus Dana Hibah KONI

PR besar menanti Lingga Naurie, mantan kasi Intel kejari Tanjung Perak yang kini dipercaya menjadi Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo.

Diangkat Jadi Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Lingga Naurie Dapat PR Pengusutan Kasus Dana Hibah KONI
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Lingga Naurie 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pekerjaan besar langsung menyambut Lingga Naurie. Menduduki jabatan sebagai Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo, mantan Kasi Intel Kejari Tanjung Perak Surabaya itu punya PR untuk menuntaskan sejumlah kasus yang sedang ditangani Pidsus Kejari Sidoarjo.

Di antara beberapa kasus itu, paling banyak ditunggu masyarakat dan sering menarik perhatian sejumlah kalangan di Sidoarjo adalah hasil dari pengusutan kasus dugaan penyelewengan dana hibah di Koni Sidoarjo.

"Akan kami pelajari dulu. Seperti apa kasusnya dan bagaimana progressnya," jawab Lingga saat ditanya wartawan usai acara pelantikan di gedung Kejari Sidoarjo, Rabu (9/10/2019) siang.

Karena baru masuk ke Sidoarjo, dirinya mengaku belum bisa berkomentar banyak. "Apalagi mengenai teknis penanganan perkara, tentu kami tidak bisa asal berstatement," ujar Kasi Pidsus baru tersebut.

Sejak beberapa waktu lalu, penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo sedang intens melakulan pengusutan kasus dugaan adanya penyelewengan dana hibah dari APBD Sidoarjo tahun 2015-2018 yang dikucurkan untuk KONI Sidoarjo.

Kabar yang beredar, pengusutan itu sudah mengerucut ke dugaan penyelewengan terkait pengucuran uang transport kepada para pengurus cabor. Tapi pastinya seperti apa, sejauh ini belum jelas.

Yang pasti, puluhan orang sudah dimintai keterangan oleh penyidik kejaksaan. Termasuk para pengurus KONI dan pengurus cabor-cabor yang ada dibawah KONI Sidoarjo.

Pihak kejaksaan selalu tertutup tentang pengusutan perkara ini dengan dalih kasus itu masih sebatas surveillans, artinya dalam upaya pengusutan perkara ini penyidik kejaksaan baru dalam tahap pengumpulan, pengolahan dan analisis data serta keterangan dari berbagai pihak.

Di sisi lain, beberapa pihak yang sempat dimintai keterangan petugas kejaksaan mengaku bahwa pemberian uang transport kepada para pengurus KONI Sidoarjo dan pengurus cabor-cabor di bawahnya menjadi salah satu materi utama yang ditanyakan oleh penyidik.

Apakah kasus tersebut akan jalan terus hingga naik ke penyidikan, atau bagaimana, tentu bola ada di tangan kejaksaan. Apalagi Kepala Kejari-nya baru dan sekarang Kasi Pidum Kejari Sidoarjo juga diisi orang baru.

Lingga Naurie menggantikan Adi Harsanto yang berpindah tugas ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur menjadi Kasi Ideologi di sana.

Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Budhi Cahyono di sela pelantikan menyebut bahwa mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam lingkungan Kejaksaan.

"Mutasi terjadi bisa berdasarkan penilaian kemampuan kerja, atau kebijakan dari pimpinan mempunyai kinerja yang bagus," ujar Kajari yang juga baru sekitar satu bulan bertugas di Sidoarjo ini.

Kepada Kasi Pidsus baru, di berharap agar bisa segera menyesuaikan diri dan mampu melaksanakan tugas-tugas dengan baik dan tuntas.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved