Berita Madiun

1,5 Jam Operasi, 32 Kendaraan Tak Laik Jalan Terjaring Razia di Madiun

"Operasi ini digelar untuk menertibkan kendaraan yang belum memenuhi syarat kelaikan jalan, dan juga menekan angka kecelakaan di jalan raya,"

1,5 Jam Operasi, 32 Kendaraan Tak Laik Jalan Terjaring Razia di Madiun
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Kepala UPT LLAJ Dishub Jatim, Ahmad Supriatna 

SURYA.co.id|MADIUN - Sebanyak 32 kendaraan tak laik jalan terjaring razia Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang digelar di Jalan Raya Tiron, Kabupaten Madiun, Rabu (9/10/2019) siang.

"Operasi ini digelar untuk menertibkan kendaraan yang belum memenuhi syarat kelaikan jalan, dan juga menekan angka kecelakaan di jalan raya," kata Kepala UPT LLAJ Dinas Perhubungan Jatim, Ahmad Supriatna.

Ia menuturkan, pelanggaran didominasi oleh truk pengangkut logistik dan material bangunan, serta bus dan minibus antar kota antar provinsi.

"Mayoritas kendaraan barang dan penumpang, travel yang seharusnya menggunakan plat kuning tapi dia menggunakan plat nomor hitam. Ada juga penyimpangan trayek, tadi ada bus MIRA yang seharunya lewat ke arah Karangjati, tapi dia masuk ke Madiun," katanya.

Dia mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya melibatkan sejumlah pihak, di antaranya dari Satlantas Polres Madiun Kabupaten, Denpom V/1 Madiun, Pengadilan Negeri Madiun, Kejaksaan Negeri Madiun, Dinas Perhubungan Kabupaten Maidun.

"Kami melakukan sidang di tempat. Jadi pengemudi bisa langsung membayar denda sesuai pelanggaran yang dilakukan," katanya.

Supriatna menambahkan, kegiatan operasi semacam ini digelar rutin sebulan sekali dengan lokasi yang berbeda.

"Sebulan sekali kami menggelar operasi gabungan seperti ini dengan lokasi yang berbeda-beda, di wilayah kerja UPT LLAJ Dishub Jatim," katanya.

Ia mengklaim, jumlah kendaraan yang terjaring dalam Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan setiap tahunnya berkurang.

"Jumlah pelanggar setiap tahunnya berkurang. Dulu razia satu setengah jam ada 60 kendaraan yang melanggar, saat ini satu jam setengah hanya sekitar 30 pelanggar," katanya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved