Berita Surabaya

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Beber Statistik Kasus, Tersangka dan Barang Bukti Narkoba

Peredaran sabu seperti tidak pernah habis. Hasil penyidikan mengungkapkan jika pasokan sabu itu berasal dari Malaysia

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Beber Statistik Kasus, Tersangka dan Barang Bukti Narkoba
SURYAOnline/Firman Rachmanudin
Pemusnahan barang bukti narkotika oleh Polrestabes Surabaya, diikuti oleh beberapa stake holder, di antaranya kejaksaan, tokoh agama dan pegiat anti narkoba di Surabaya, Selasa (8/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemusnahan barang bukti narkotika oleh Polrestabes Surabaya, Selasa (8/10/2019), diikuti oleh beberapa stake holder, di antaranya kejaksaan, tokoh agama dan pegiat anti narkoba di Surabaya.

Dalam pemusnahan itu, polisi juga membeberkan statistik kasus, barang bukti dan tersangka.

Data kepolisian menyebutkan, ada 13 laporan polisi terdiri dari 7 laporan polisi milik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dan 6 laporan polisi milik Polsek Jajaran.

18 tersangka, terdiri dari 10 tersangka milik Satresnarkona Polrestabes Surabaya dan 8 tersangka milik Polsek Jajaran.

Dari 18 tersangka, satu di antaranya seorang perempuan.

Barang bukti yang berhasil disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya adalah 4,788 kilogram sabu-sabu, 1,916 kilogram ganja, 1.148 butir pil ekstasi, 930 butir pil happy five dan 77.880 butir pil doble L.

Barang bukti yang berhasil disita oleh Polsek Jajaran di antaranya adalah 40 gram sabu-sabu, 1 kilogram ganja, 10 butir pil ekstasi, 108.954 butir pil doble L.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian menyorot jumlah sabu yang berhasil disita dari para tersangka yang ditangkap.

Memo mengatakan, jika sabu tersebut kebanyakan dipasok dari jaringan internasional seperti Malaysia.

"Peredaran sabu seperti tidak pernah habis. Ini bisa kita lihat dari barang bukti yang kami temukan. Hasil penyidikan membeberkan jika pasokan sabu itu berasal dari Malaysia. Tentu ini akan menjadi sorotan kami," kata Memo.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved