Pilwali Surabaya 2020

KPU Surabaya Segera Sosialisasikan Syarat Calon Perseorangan di Pilwali Surabaya 2020

Calon independen setidaknya harus mengumpulkan foto copy KTP lebih kurang 136 ribu foto copy KTP.

KPU Surabaya Segera Sosialisasikan Syarat Calon Perseorangan di Pilwali Surabaya 2020
surya.co.id/nuraini faiq
Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya segera melakukan sosialisasi syarat-syarat bagi calon wali kota dan wakil wali kota perseorangan atau independen yang berniat maju dalam Pilkada Surabaya 2020.

Ini dilakukan setelah Pemerintah Kota Surabaya menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pendanaan Pilkada Surabaya 2020 sebesar Rp 84,6 miliar, Senin (7/10/2019).

"Setelah NPHD ditandatangani, kita akan melengkapi syarat administratif yang itu merupakan bagian tidak terpisahkan dari NPHD yang kedua tanggal 26 Oktober kami harus sudah melakukan sosialisasi syarat calon perseorangan," ucap Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi, Selasa (8/10/2019).

Untuk jumlah foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat dukungan, sampai hari ini menurut keterangan Nur Syamsi belum ditetapkan.

"Itu kan harus ditetapkan dalam bentuk surat keputusan (SK). Insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama ini," ucapnya.

Walaupun belum ditetapkan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh KPU Surabaya, calon independen setidaknya harus mengumpulkan foto copy KTP lebih kurang 136 ribu foto copy KTP.

"Kira-kira 136 ribu sekian. Itu 6,5 persen dari jumlah pemilih tetap Pemilu terakhir," lanjutnya

Setelah jumlah syarat dukungan ditetapkan, tanggal 13 Desember 2019, KPU Surabaya memulai tahapan penerimaan syarat dukungan oleh calon perseorangan.

Seperti diketahui, berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, syarat dukungan calon perseorangan yang maju pada pilkada, yaitu 6,5-10 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Untuk minimal dukungan calon perseorangan yang maju tingkat bupati/wali kota, yaitu 10 persen untuk jumlah DPT hingga 250.000, 8,5 persen untuk jumlah DPT antara 250.000-500.000, 7,5 persen untuk jumlah DPT antara 500.000-1 juta, dan 6,5 persen untuk jumlah DPT di atas 1 juta.

Sedangkan pada Pemilu 2019, jumlah DPT Kota Surabaya adalah 2.1 juta pemilih.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved