Berita Nganjuk

Jelang Berlakukannya Perbup Wajib Berbatik, Dekranasda Nganjuk Intensif Berikan Pelatihan Perajin

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nganjuk gelar pembinaan dan pelatihan membatik untuk para perajin.

Jelang Berlakukannya Perbup Wajib Berbatik, Dekranasda Nganjuk Intensif Berikan Pelatihan Perajin
surya.co.id/ahmad amru muiz
PELATIHAN BATIK - Ketua Dekranasda Kabupaten Nganjuk, Yuni Rahma Hidhayat (tengah) saat meninjau hasil kerajinan membatik ditengah pelaksanaan dan pembinaan perajin batik, Selasa (8/10/2019). 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nganjuk gelar pembinaan dan pelatihan membatik.

Sebanyak 15 peserta yang berprofesi sebagai Pengerajin batik mengikuti kegiatan yang didanai oleh program dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) selama empat hari tersebut.

Ketua Dekranasda Kabupaten Nganjuk, Hj Yuni Rahma Hidhayat mengatakan,  pihaknya berharap kegiatan pembinaan dan pelatihan tersebut bisa memberi manfaat yang besar bagi para peserta.

Dan dengan adanya pembinaan dan  pelatihan kerja itu juga diharapkan akan muncul motif- motif khas batik Nganjuk yang lain dari hasil inovasi para pembatik profesional asli Nganjuk.

"Itu semua nanti untuk mendukung akan dikeluarkannya Perbup Nganjuk tahun 2020 yang mewajibkan para ASN, BUMN, dan Sekolah di segala tingkat untuk memakai batik khas Nganjuk," kata Yuni Rahma, Selasa (8/10/2019).

Untuk mendukung kegiatan  Deskranada, dikatakan Yuni, Disperindag Kabupaten Nganjuk menghadirkan RISQI Batik yang menjadi salah satu perusahaan Batik Malam Dingin, Batik Cap dan Alat alat batik terkenal dari Surakarta-Jawa Tengah

"Kami sadar hanya dengan pembinaan dan pelatihan  ini kerajinan batik asli Nganjuk akan semaki  dikenal," ucap Yuni yang juga isteri Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat.

Semenrara Kepala Disperindag Kabupateb Nganjuk,  RR Heni Rochtanti mengatakan,  kedepan diharapkan para peserta ini akan mampu berbagi ilmu yang didapat dari pelatihan kepada karyawannya.

"Sehingga keterampilan membatik ini akan semakin berkembang dimasyarakat yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya perekonomian para penggiat UMKM di Kabuparen Nganjuk," tutur Yuni.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved