Berita Nganjuk
Jelang Berlakukannya Perbup Wajib Berbatik, Dekranasda Nganjuk Intensif Berikan Pelatihan Perajin
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nganjuk gelar pembinaan dan pelatihan membatik untuk para perajin.
SURYA.CO.ID, NGANJUK - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nganjuk gelar pembinaan dan pelatihan membatik.
Sebanyak 15 peserta yang berprofesi sebagai Pengerajin batik mengikuti kegiatan yang didanai oleh program dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) selama empat hari tersebut.
Ketua Dekranasda Kabupaten Nganjuk, Hj Yuni Rahma Hidhayat mengatakan, pihaknya berharap kegiatan pembinaan dan pelatihan tersebut bisa memberi manfaat yang besar bagi para peserta.
Dan dengan adanya pembinaan dan pelatihan kerja itu juga diharapkan akan muncul motif- motif khas batik Nganjuk yang lain dari hasil inovasi para pembatik profesional asli Nganjuk.
"Itu semua nanti untuk mendukung akan dikeluarkannya Perbup Nganjuk tahun 2020 yang mewajibkan para ASN, BUMN, dan Sekolah di segala tingkat untuk memakai batik khas Nganjuk," kata Yuni Rahma, Selasa (8/10/2019).
Untuk mendukung kegiatan Deskranada, dikatakan Yuni, Disperindag Kabupaten Nganjuk menghadirkan RISQI Batik yang menjadi salah satu perusahaan Batik Malam Dingin, Batik Cap dan Alat alat batik terkenal dari Surakarta-Jawa Tengah
"Kami sadar hanya dengan pembinaan dan pelatihan ini kerajinan batik asli Nganjuk akan semaki dikenal," ucap Yuni yang juga isteri Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat.
Semenrara Kepala Disperindag Kabupateb Nganjuk, RR Heni Rochtanti mengatakan, kedepan diharapkan para peserta ini akan mampu berbagi ilmu yang didapat dari pelatihan kepada karyawannya.
"Sehingga keterampilan membatik ini akan semakin berkembang dimasyarakat yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya perekonomian para penggiat UMKM di Kabuparen Nganjuk," tutur Yuni.
Satgas Covid-19 Terus Lakukan Sosialisasi Protokol Kesehatan pada Warga di Kabupaten Nganjuk |
![]() |
---|
Bantu Pencari Kerja, Disnakerkop Nganjuk Gunakan Aplikasi NSC dan Info Medsos |
![]() |
---|
Jaga Kenyamanan dan Keindahan Pedestrian, Ada Satgas Pengawas Rambu di Kabupaten Nganjuk |
![]() |
---|
Residivis Narkoba Asal Kota Surabaya Dibekuk Polisi Nganjuk akibat Edarkan Sabu |
![]() |
---|
Disperindag Kabupaten Nganjuk Sebut Toko Swalayan Beroperasi 24 Jam Tidak sesuai Perda |
![]() |
---|