Berita Pasuruan

Gerakan Rejoso Kita di Pasuruan, Teliti dan Terapkan Pemberdayaan Masyarakat Tani

Setelah percontohan ini selesai, petani akan melakukan penanaman sistem jajar legowo secara serentak di areal seluas 30 hektar.

Gerakan Rejoso Kita di Pasuruan, Teliti dan Terapkan Pemberdayaan Masyarakat Tani
surya.co.id/galih lintartika
World Agroforestry (ICRAF) secara resmi mencanangkan kelanjutan Gerakan Rejoso Kita 2019 

SURYA.co.id | PASURUAN - World Agroforestry (ICRAF) secara resmi mencanangkan kelanjutan Gerakan Rejoso Kita 2019 melalui seminar “Pertanian Berkelanjutan, Emisi Karbon Rendah dan Ko-Investasi Sumberdaya Air di DAS Rejoso”, Senin (7/10/2019) di Hotel Horison, Pasuruan, Jawa Timur,

Gerakan Rejoso Kita adalah kolaborasi multipihak yang berupaya melestarikan DAS Rejoso, Pasuruan melalui kegiatan percontohan berbasis penelitian seperti konservasi lahan, penanaman pohon dengan sistem agroforestri, pertanian berkelanjutan, dan lainnya.

Tahun 2019 ini, pihaknya akan berfokus di wilayah hilir DAS Rejoso, yaitu di Kecamatan Winongan dan Gondang Wetan.

Ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang lebih menitikberatkan pada pengelolaan wilayah hulu dan tengah.

"Oktober ini kami akan mulai percontohan penanaman padi sistem ramah lingkungan termasuk pola tanam jajar legowo seluas 0.5 hektar di Desa Keboncandi dan Wonosari," kata Dr. Ni'matul Khasanah, Koordinator Program dari ICRAF.

Ia menyebut, pihaknya akan kerjasama dengan petani dan kelompok tani di bawah pengawasan ahli dari Balingtan.

Setelah percontohan ini selesai, petani akan melakukan penanaman sistem jajar legowo secara serentak di areal seluas 30 hektar.

Kegiatan lain yang akan dilakukan Gerakan Rejoso Kita 2019 adalah mewujudkan efisiensi pemanfaatan air sumur bor di Kecamatan Winongan dan Gondang Wetan.

Nantinya akan melalui sosialisasi prosedur perijinan pembuatan sumur bor serta pengenalan teknologi pembuatan sumur bor yang benar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan, HM Soeharto, menggaris bawahi anugerah air berlimpah yang dimiliki DAS Rejoso bisa jadi tidak akan selamanya dapat dinikmati bila tidak bijak dalam memanfaatkan.

“Alhamdulillah sekarang kita mendapat dukungan dari Gerakan Rejoso Kita untuk melestarikan sumber daya air. Juga menjaga ketahanan pangan. Semua yang terlibat diharapkan dapat berkontribusi aktif. Kami berharap Gerakan Rejoso Kita dapat menjadi contoh, memberi format dan solusi, yang harus dilakukan oleh warga Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved