Berita Lamongan

Desa Kranji  sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan: Target 3.000 Nelayan Ikut Asuransi

Ratusan nelayan Lamongan, tepatnya di Desa Kranji Kecamatan Paciran Lamongan menjadi pionir sebagai desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Desa Kranji  sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan: Target 3.000 Nelayan Ikut Asuransi
surya.co.id/hanif manshuri
Bupati Lamongan Fadli melaunching Desa Kranji sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 

SURYA.co.id l LAMONGAN  - Ratusan nelayan Lamongan, tepatnya di Desa Kranji Kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur menjadi pionir sebagai desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjan pada kepersetaan BPJS.

"Desa nelayan ini dilaunching pada Jumat (4/10/2019)  kemarin sebagai  Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjan, " kata Bupati Lamongan, Fadeli Minggu (6/10/2019). 

Menurutnya yang sudah terdaftar dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencapai 500 orang. 

Jumlah nelayan yang menjadi peserta BPJS prosentasenya masih belum banyak jika dibanding dengan jumlah  nelayan Lamongan  yang mencapai 20.975 orang.

Meski begitu, Desa Kranji Kecamatan Paciran Lamongan disasar BPJS Ketenagakerjaan untuk menjadi pionir kepersertaan nelayan di Lamongan.

Launchingnya dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Kranji yang dihadiri Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim Andrey J. Tuamelly.

Hal ini merupakan upaya memberi perlindungan kepada setiap pekerja untuk memiliki jaminan apabila terjadi kecelakaan hingga mengalami kematian saat bekerja.

Mengutip Andrey J. Tuamelly, seperti diungkapkan Fadeli, jaminan dengan premi Rp 16.800 perbulan tersebut akan memberikan jaminan santunan kepada nelayan yang mengalami kecelakaan maupun mengalami kematian.

Dengan premi hanya Rp 16.800 per bulan tersebut, sudah bisa memberikan santunan kepada para nelayan yang mengalami kecelakaan maupun mengalami kematian dalam mencari nafkah.

Bupati  Fadeli juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur karena senantiasa diberi kesehatan. Namun dengan profesi nelayan yang memiliki resiko mengalami kecelakaan, jaminan dari asuransi bisa sangat membantu

Dia berharap Pemdes Kranji terus mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)nya. Sehingga ketika BUMDes semakin berkembang, bisa membantu masyarakat Desa Kranji untuk membayarkan premi asuransinya.

Fadeli melihat masyarakat Desa Kranji yang saat ini sedang mengembangkan Wisata Air Panas Brumbun memiliki potensi untuk mengembangkan BUMDes.

 “Desa kranji merupakan desa maju. Pasar desanya terus dikembangkan dan menjadi besar. Wisata desa juga terus dikembangkan. Ini bagus sekali untuk pengembangan BUMDes bagi kemajuan dan kemakmuran desa,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri Sekkab Yuhronur Efendi, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lamongan Wahyu Utomo serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Budi Santoso.
 

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved