Berita Tulungagung

Beberapa Desa di Tulungagung Berhasil Atasi Kekeringan Berkat Kelola Sumber Air dengan Cara Begini

Menghadapi kemarau panjang, sembilan desa dari lima kecamatan di Kabupaten Tulungagung kesulitan air bersih.

Beberapa Desa di Tulungagung Berhasil Atasi Kekeringan Berkat Kelola Sumber Air dengan Cara Begini
surya.co.id/david yohanes
Warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawi, Tulungaung menampung air bersih kiriman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

Warga Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawi menampung air bersih kiriman BPBD.

SURYA.CO.ID| TULUNGAGUNG - Menghadapi kemarau panjang, sembilan desa dari lima kecamatan di Kabupaten Tulungagung kesulitan air bersih. Namun, jumlah ini masih lebih baik jika dibandingkan tahun 2018.

Sejumlah desa bahkan berhasil mengatasi dampak kekeringan ini dengan mengelola sumber air lewat Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (Hippam).

"Tahun lalu ada 15-16 desa yang mengalami kesulitan air bersih. Tahun ini stagnan di sembilan desa," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Suroto.

Untuk mengatasi kondisi kekeringan ini, BPBD mengirimkan air bersih sejak Juli 2019.

Setiap hari BPBD mengirimkan 6-7 rit truk tanki air, dengan kapasitas 8000 liter.

Karena keterbatasan armada, pengiriman dilakukan secara bergilir.

"Diprediksi akhir Oktober atau awal November hujam mulai turun. Tapi selama warga membutuhkan, kami akan terus mengirim air," sambung Suroto.

Terkait anggaran penanggulangan kekeringan, menurut Suroto sudah dialokasikan lewat BPBD.

Bahkan jika masih kurang, BPBD Jawa Timur akan turun membantu.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved