Opini

Keterampilan Manajerial dan Technopreneurship Berkelanjutan bagi Generasi Milenial

technopreneurship pada intinya akan menggabungkan antara teknologi dan kewirausahaan.

Keterampilan Manajerial dan Technopreneurship Berkelanjutan bagi Generasi Milenial
SURYA.co.id/SUGIHARTO
Menteri BUMN, Rini S, bersama jajaran pimpinan BUMN melakukan flasmob saat peluncuran spirit milenial BUMN di Lapangan Parkir Timur Plasa Surabaya, Sabtu (10/11/2018). 

SURYA.co.id - Generasi Millennial  atau sering juga disebut Millennials adalah sebuah istilah yang populer menggantikan istilah Generasi Y (GenY) yang lahir setelah Generasi X (http://rumahmillennials.com). Menurut para peneliti sosial, generasi Y atau Millennials ini lahir pada rentang tahun 1980-an hingga 2000.

Dengan kata lain, generasi millennial ini adalah anak-anak muda yang saat ini berusia antara 15-35 tahun. Dewasa ini, generasi millennials menjadi topik yang cukup hangat dikalangan masyarakat, mulai dari segi pendidikan, teknologi maupun moral dan budaya.

Millennials sendiri dianggap spesial karena generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal yang berkaitan dengan teknologi. Dengan kemampuannya di dunia teknologi dan sarana yang ada, generasi millenials belum banyak yang sadar akan kesempatan dan peluang di depan mereka.

Generasi millennials cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan sosial di sekitar mereka seperti dunia politik ataupun perkembangan ekonomi Indonesia.

Kebanyakan dari generasi millenials hanya peduli untuk membanggakan pola hidup kebebasan dan hedonisme.

Pengertian kewirausahaan secara umum adalah kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih.

Oleh karena itu seseorang dikatakan wirausaha sudah tentu memenuhi definisi wirausaha tersebut, yaitu Cheung & Regina (2011): (1) Memiliki keberanian mempunyai daya kreasi, (2) Berani mengambil risiko, (3) Memiliki semangat dan kemauan keras, (4) Memiliki analisis yang tepat, (5) Tidak konsumtif, (6) Memiliki jiwa pemimpin, dan (7) Berorientasi pada masa depan. Selain itu juga harus memiliki kemampuan manajerial yang mencakup tujuh aspek, yaitu: (1) Kepemimpinan, (2) Pemecahan masalah, (3) Komunikasi, (4) Keterampilan Manajerial, (5) Pengalaman, (6) Kewiraswastaan, dan (7) Motivasi.

Adapun keterampilan manajerial dalam manajemen kewirausahaan adalah sebagai berikut (Chen, 2010): (1) Perencanaan (Planning).

Perencanaan adalah proses menentukan arah yang akan ditempuh dan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dalam proses ini ditentukan tentang apa yang harus dilakukan, kapan dikerjakan/dimulai, bagaimana melakukannya, dengan cara apa hal tersebut dilaksanakan, dan siapa yang akan melakukan pekerjaan tersebut.

Halaman
1234
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved