Berita Mojokerto

Hukuman Bidan & Dokter di Mojokerto yang Digerebek Berduaan di Kamar, Bisa Masuk Penjara & Dipecat

Bidan dan dokter di Mojokerto yang digerebek sedang berduaan di kamar bisa terancam hukuman penjara dan bahkan dipecat

Hukuman Bidan & Dokter di Mojokerto yang Digerebek Berduaan di Kamar, Bisa Masuk Penjara & Dipecat
Tribun Video
Ilustrasi Bidan & Dokter di Mojokerto Digerebek Berduaan di Kamar 

SURYA.co.id - Bidan dan dokter di Mojokerto yang digerebek sedang berduaan di kamar bisa terancam hukuman penjara dan bahkan dipecat

Bidan MAD dan dokter spesialis berinisial ARP kepergok berduaan di kamar setelah digerebek suaminya sendiri yang seorang polisi di Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (1/10/2019)

Seusai digerebek, kedua orang yang bukan pasangan suami istri itu diserahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

"Dari penyelidikan, sekarang sudah tahap penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Julian Kamdo (Ade) Warokka, saat ditemui kantornya, Jumat (4/10/2019).

Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polresta Mojokerto melindungi bidan yang digrebek saat selingkuh bersama seorang dokter. Penggrebekan itu dilakukan oleh polisi yang juga suami dari bidan tersebut.
Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polresta Mojokerto melindungi bidan yang digrebek saat selingkuh bersama seorang dokter. Penggrebekan itu dilakukan oleh polisi yang juga suami dari bidan tersebut. (ist)

Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto Kota, memastikan terdapat unsur pidana dari kasus dugaan perbuatan asusila tersebut.

Ade memastikan adanya unsur pidana dari perbuatan yang dilakukan oleh MAD dan ARP.

"Sekarang kami akan lebih lanjut lagi, berdasarkan hasil visum dan SOAP. Unsur pidananya sudah ada, dikenakan Pasal 284 Ayat 1 dan Ayat 2," ujar Ade dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Babak Baru Istri Polisi Digerebek Suaminya Berduaan, Penyidik Pastikan Ada Unsur Pidana'

Dalam prakteknya, KUHP Pasal 284 saling berkaitan dengan Pasal 27 BW (Burgerlijk Wetboek) yang berbunyi:

"Pada waktu yang sama, seorang laki-laki hanya boleh terikat perkawinan dengan satu orang perempuan saja dan seorang perempuan hanya dengan satu laki-laki saja."

Berikut adalah rumusan dari Pasal 284 KUHP:

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved