Breaking News:

Berita Surabaya

Kasus Semburan Minyak di Kutisari Surabaya, Badan Geologi Nasional Masih Lakukan Kajian

Saat ini masih terus Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM melakukan kajian untuk kasus semburan minyak di Kutisari Indah Utara III Surabaya.

surya.co.id/yusron naufal putra
Petugas saat memindahkan cairan ke dalam drum 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM masih belum bisa memberikan rekomendasi untuk kasus semburan minyak di Kutisari Indah Utara III Surabaya.

Saat ini masih terus Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM melakukan kajian.

"Kalau untuk penutupan semburan, dari Badan Geologi juga belum bisa memberikan rekomendasi," kata Peneliti Sumber Daya Migas Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM, Bambang Sugiarto, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Bambang, untuk saat ini, pihaknya juga belum bisa memberikan rekomendasi untuk menutup titik semburan di rumah milik perusahaan karpet tersebut.

Sepanjang pengamatan pihaknya, kata Bambang, semburan tersebut masih dalam kategori normal belum membahayakan warga.

"Fenomena semburannya juga belum dalam volume mengkhawatirkan berdampak luas untuk masyarakat," tambahnya.

Meski begitu, ia mengatakan tetap akan memantau dengan terus berkoordinasi dengan Dinas ESDM Jatim serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya.

Namun Bambang juga meminta pemantauan tersebut harus dalam kategori normal.

Sebab, jika terlalu ekstra, ia khawatir warga merasa resah dan ia khawatir warga merasa ada sesuatu yang membahayakan.

"Juga akan membuat masyarakat resah," katanya.

Diketahui, Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM selama beberapa hari terakhir melakukan peninjauan di sekitar lokasi semburan serta menggunakan alat Georadar yang berfungsi untuk melihat gambaran di bawah permukaan tanah.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved