Berita Jombang

Sekolah Swasta se- Jatim Minta Pemberlakuan Permendikbud Nomor 6/2018 Ditunda, ini Alasannya

MKKS swasta se-Jatim mendesak Mendikbud untuk menunda pemberlakuan Permendikbud Nomor 6/2018.

Sekolah Swasta se- Jatim Minta Pemberlakuan Permendikbud Nomor 6/2018 Ditunda, ini Alasannya
surya.co.id/sutono
Suasana pertemuan puluhan anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK Swasta se-Jawa Timur di Jombang, Kamis (3/10/2019). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Sebanyak 95 anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK swasta se-Jawa Timur meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menunda pemberlakuan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018.

Sebab, Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Sekolah tersebut menimbulkan kegelisahan dan kegalauan luar biasa bagi kepala sekolah SMA/SMK swasta yang berstatus PNS.

Hal itu merupakan rekomendasi atau kesepakatan bersama dalam pertemuan MKKS SMA/SMK swasta se-Jatim di Hotel Yusro Jombang, Kamis (3/10/2019).

Permendikbud No 6/2019 sendiri, isinya antara lain guru PNS yang diperbantukan di sekolah-sekolah swasta, termasuk yang kini menjadi kepala sekolah swasta akan ditarik ke sekolah negeri.

Ketua MKKS SMA/SMK swasta Jatim, HM Sigit Hari Purnomo, mengungkapkan rencana pemberlakuan Permendikbud tersebut membuat kegalauan serius bagi puluhan kasek berstatus PNS di sekolah-sekolah swasta, sehingga berpotensi mengganggu kinerja mereka.

"Kami minta ditunda dulu pelaksanaannya. Karena menimbulkan kegalauan di kalangan guru negeri yang diperbantukan di sekolah swasta," kata Sigit Hari Purnomo yang juga Kepala SMK PGRI Nganjuk.

Dikatakan, ditariknya kasek bertatus PNS ke sekolah negeri merupakan tindakan diskriminatif dari pemerintah. Sebab, pendidikan itu terutama merupakan tanggungjawab pemerintah.

"Sekolah swasta itu masih butuh bantuan tenaga berpengalaman yang itu bisa dipenuhi dari kasek berstatus PNS," kilah Hari Purnomo yang juga inisiator pertemuan.

Selain atas alasan itu, sambung Hari Purnomo, para kasek PNS tersebut sudah banyak yang berjuang dan berjasa bagi sekolah swasta yang dipimpinnya.

Dikatakan, jasa itu, antara lain menjadikan sekolah swasta yang dipimpinnya dari sepi peminat menjadi pilihan siswa, bahkan menjadi favorit.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved