Persebaya Surabaya

Penyebab Belum Disahkannya Wolfgang Pikal sebagai Pelatih Persebaya Surabaya oleh PT LIB

PT Liga Indonesia Baru hingga kini belum mengesahkan Wolfgang Pikal sebagai pelatih Persebaya Surabaya.

Penyebab Belum Disahkannya Wolfgang Pikal sebagai Pelatih Persebaya Surabaya oleh PT LIB
surya.co.id/habibur rohman
Wolfgang Pikal, pelatih Persebaya saat pimpin latihan Persebaya di Stadion Gelora Delta. Pikal untuk sementara tak bisa mendampingan laga Persebaya Surabaya karena terkendala paspor. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Liga Indonesia Baru hingga kini belum mengesahkan Wolfgang Pikal sebagai pelatih Persebaya Surabaya.

Akibatnya, meski sudah bergabung dengan Persebaya akhir Agustus 2019 lalu, pelatih asal Austria itu belum bisa dampingi tim Persebaya saat laga.

Usai bergabung dengan Persebaya, tercatat, sudah empat laga Pikal belum bisa dampingi Ruben Sanadi dkk di pinggir lapangan saat laga.

Sebagai gantinya, Bejo Sugiantoro, asisten pelatih Persebaya mendampingi Ruben Sanadi dkk.

Dijelaskan Pikal, ia tak kunjung disahkannya oleh PT LIB karena terkendala paspor.

"Izin yang dari Disnaker itu belum soalnya paspor saya belum terima dari Kedutaan Austria," ucap Pikal, usai pimpin latihan Persebaya di Stadion Gelora Delta, Jumat (4/10/2019).

"Mereka bilang butuh satu minggu lebih, sampai sekarang belum, mereka janji hari ini. Tapi hari ini belum, pasti hari Senin (7/10/2019)," tambah Pikal.

Belum beresnya Paspor itu dijelaskan Pikal karena ia harus membuat yang baru karena sebelumnya masa berlaku hanya 1 tahun.

"Paspor harus avaliable 18 bulan, tapi paspor saya hanya avaliable 1 tahun sisanya. Kami perpanjang lagi paspornya, jadi bikin paspor baru," terangnya.

Pikal akui sudah ajukan pembuatan paspor baru di Embassy Austria yang ada di Jakarta.

"Sudah minta ajukan (paspor baru) dua minggu lalu, tapi belum terima paspor baru," kata mantan asisten pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Dari proses yang sudah dijalani, Pikal optimis bisa dampingi Persebaya saat jamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (11/10/2019).

"Kepastian untuk paspor Senin (7/10/2019) habis itu sudah punya paspor harus dicap dengan pemerintah, tapi masih ada waktu hingga pertandingan hari Jumat. Masih ada empat sampai lima hari. Insyaallah bisa dampingi Persebaya," pungkas Pikal. (Amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved