Berita Lamongan

Musim Kemarau Panjang, Buaya Bermunculan di Sungai Bengawan Solo Lamongan

"Kami lihat ada 5 ekor, 2 ekor buaya besar dan 3 ekor lainnya buaya kecil," ungkapnya.

Musim Kemarau Panjang, Buaya Bermunculan di Sungai Bengawan Solo Lamongan
ist
Sejumlah buaya yang muncul di permukaan sungai Bengawan Solo dipotret oleh warga. 

SURYA.co.id I LAMONGAN - Warga Lamongan yang tinggal di sepanjang bahu aliran Sungai Bengawan Solo dihebohkan dengan penampakan buaya yang kerap muncul musim kemarau ini. 

Buaya itu muncul ke permukaan air di aliran Bengawan Solo di Kecamatan Glagah.

Warga menyebut, buaya tersebut terlihat di Bengawan Solo yang ada di Desa Konang. Kemungkinan akibat kondisi air Bengawan Solo yang menyusut karena musim kemarau.

Seperti buaya itu tidak leluasa hidup di Sungai, tidak seperti saat musim penghujan.

"Iya, beberapa hari ini warga sekitar bengawan banyak yang lihat penampakan buaya," kata salah seorang warga Desa Konang, Nurhilal.

Hilal mengatakan, ia melihat sendiri penampakan buaya tersebut. Tak hanya 1, kata Hilal, ia bersama warga yang lain setidaknya melihat ada 5 ekor buaya yang muncul dan nampak jelas ke permukaan.

Dua buaya berukuran sekitar 2 meter dan lainnya masih kecil - kecil. Penampakan buaya itu menjadi momen yang menarik bagi Hilal, hingga ia menyempatkan untuk mengabadikan penampakan buaya tersebut dengan fasilitas kamera handphonenya.

"Kami lihat ada 5 ekor, 2 ekor buaya besar dan 3 ekor lainnya buaya kecil," ungkapnya.

Hilal menuturkan, buaya-buaya ini kemungkinan menampakkan diri karena surutnya debit air sungai Bengawan Solo.

"Sudah beberapa kali menampakkan diri dalam musim kemarau ini, biasanya pada sore atau malam," kata Hilal.

Warga Kecamatan Glagah lainnya, Khoirul membenarkan penampakan buaya di Bengawan Solo ini. Khoirul mengaku, buaya-buaya ini. Buaya-buaya ini, hanya melintas dan tidak bersarang di Glagah.

Dan ternyata pada musin tahun sebelumnya juga pernah terjadi penampakan buaya.

"Kalau musim sekarang tambah jelas, karena air Bengawan Solo kering," katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved