Berita Blitar

Jumlah Benda Sitaan yang Dititipkan di Rubasan Blitar Turun Drastis, Ini Sebabnya

Sejumlah barang bukti yang dititipkan itu merupakan benda sitaan dari polisi, kejaksaan, perhutani, bea cukai, dan kodim.

Jumlah Benda Sitaan yang Dititipkan di Rubasan Blitar Turun Drastis, Ini Sebabnya
surya.co.id/samsul hadi
Pegawai mengecek barang bukti berupa sepeda motor dan mobil yang disimpan di gudang penyimpanan Rubasan Kelas II Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Jumlah barang bukti yang dititipkan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan (Rubasan) Kelas II Blitar terus menurun dalam lima tahun terakhir.

Sekarang, jumlah barang bukti yang dititipkan di Rubasan hanya sekitar 700 benda per tahun.

"Barang sitaan yang dititipkan di Rubasan turun drastis dalam lima tahun terakhir," kata Humas Rubasan Kelas II Blitar, Yudhachristama, Kamis (3/10/2019).

Dia mengatakan pada awal-awal berdiri sekitar 2003, jumlah barang sitaan yang dititipkan di Rubasan mencapai 2.000-3.000 benda per tahun.

Sejumlah barang bukti yang dititipkan itu merupakan benda sitaan dari polisi, kejaksaan, perhutani, bea cukai, dan kodim.

Benda sitaan yang dititipkan di Rubasan bermacam-macam mulai mobil, truk, sepeda motor, dan kayu.

Benda sitaan paling banyak dititipkan di Rubasan, yaitu, mobil, truk, dan sepeda motor.

Benda-benda itu sitaan aparat penegak hukum dari beberapa kasus seperti kecelakaan dan pencurian.

Ada juga benda sitaan berupa beberapa unit mobil terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dititipkan di Rubasan.

Benda sitaan itu bukan hanya dari penegak hukum di wilayah Blitar, tetapi juga dari luar kota seperti Kediri, Nganjuk, dan Madiun.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved