Berita Tuban

Bangunan Pasar Besar Tuban Dihancurkan, Dikabarkan akan Dibangun Mal dan Hotel

Bangunan Pasar Besar Tuban yang berada di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, diratakan menggunakan alat berat. Akan dibangun maldan hotel

Bangunan Pasar Besar Tuban Dihancurkan, Dikabarkan akan Dibangun Mal dan Hotel
surya/m sudarsono
Alat berat mulai meratakan bangunan Pasar Besar Tuban yang berada di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, Kamis (3/10/2019). Dikabarkan akan dibangun mal dan hotel di atas bangunan tersebut. 

SURYA.co.id | TUBAN - Bangunan Pasar Besar Tuban yang berada di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, diratakan menggunakan alat berat. Kios atau toko-toko yang mangkrak selama bertahun-tahun itu dihancurkan merata dengan tanah.

Menurut data yang didapat dari Kordinator Keamanan PBT, Djokow, pemerataan bangunan menggunakan alat berat ini sudah dilakukan selama dua hari. Dari sekian banyak bangunan yang sudah berdiri ini nantinya akan diratakan dalam kurun waktu 14 hari, sejak awal pengerjaan.

"Sudah dua hari, jadwalnya dua minggu semua bangunan diratakan menggunakan alat berat," kata Djokow di lokasi, Kamis (3/10/2019).

Dia menjelaskan, setelah perataan bangunan selesai maka akan dilakukan peletakan batu atau groundbreaking oleh Bupati, Fathul Huda, pada 17 Oktober mendatang.

Rencananya PBT akan dikonsep modern. Ada Hotel, area wisata, hingga Mall 24 jam yang dibangun di atas tanah seluas 8 hektare.

"Memang konsepnya dibuat modern, kalau untuk anggaran ada bidangnya sendiri yang menjawab," Tepisnya saat disinggung dana operasional pembangunan.

Pihak Pemkab belum bisa memberikan keterangan terbaru terkait progres pembangunan Pasar Besar Tuban.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, menyatakan untuk perkembangan PBT bisa ditunggu saat konferensi pers.

"Ditunggu dulu konferensi persnya," Jawabnya dikonfirmasi.

Data yang dihimpun Surya, pasar ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya sekitar tahun 2000.

Namun entah apa penyebabnya, pengembang tidak melanjutkan pembangunan hingga digugat Pemkab di Pengadilan Negeri Tuban pada 2016.

Gugatan yang dimenangkan Pemkab membuat HK harus membangun kembali pasar yang menelan biaya dari APBD sekitar Rp 14 Miliar itu.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved