Berita Surabaya

Masih Ribuan Warga Jatim di Wamena Butuh Dievakuasi, Hari ini Satu Pesawat Mendarat di Malang

"Rencananya besok akan ada lagi pesawat kita yang datang sebanyak satu unit. Membawa sekitar 130 warga Jatim," kata Suryo.

Masih Ribuan Warga Jatim di Wamena Butuh Dievakuasi, Hari ini Satu Pesawat Mendarat di Malang
surya.co.id/fatimatuz zahro
Komandan Skuadron Udara 32 Lanud Abdul Rachman Saleh Kota Malang Letkol Suryo Anggoro. 

SURYA.CO.ID | MALANG - Komandan Skuadron Udara 32 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang Letkol Suryo Anggoro menyebutkan bahwa besok masih akan ada 130 warga Jatim yang bakal mendarat di Malang.

Mereka adalah perantau di Wamena yang saat ini sudah dievakuasi menggunakan armada pesawat Hercules TNI AU.

"Rencananya besok akan ada lagi pesawat kita yang datang sebanyak satu unit. Membawa sekitar 130 warga Jatim," kata Suryo seusai menyambut kedatangan rombongan perantau bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (2/10/2019).

Ia menyebutkan total ada enam pesawat dari Lanud Abdul Rachman Saleh yang diterbangkan ke Papua.

Dua di antaranya sudah meninggalkan Jayapura, satu pesaswat mendarat hari ini dan satu lainnya masih menginap di Ambon.

Pesawat-pesawat Hercules tersebut digunakan untuk melakukan evakuasi warga Jawa Timur dari Wamena di Jayapura.

Pasalnya masih ada ribuan warga Jawa Timur yang masih bertahan di Wamena dan menunggu evakuasi.

"Masih ribuan (warga Jatim) di Wamena. Setiap hari pesawat kita membawa rata-rata sebanyak 1.200 orang perhari dari Wamena ke Jayapura," kata Suryo.

Per harinya pesawat bisa bolak balik dari Wamena ke Jayapura sebanyak tiga hingga empat kali.

Dengan lama perjalanan dari Wamena ke Jayapura membutuhkan waktu selama 40 menit.

TNI AU dari Lanud Abdul Rachman Saleh sendiri sudah melaksanakan perintah evakuasi sejak seminggu lalu.

Pihaknya belum bisa memastikan sirkulasi pesawat yang digunakan untuk membawa perantau ke Jawa Timur.

Sebab hal tersebut harus menyesuaikan dengan kaasitas pesawat.

"Untuk yang datang hari ini mereka terbang dari Jayapura kemarin. Transit di Biak, menginap, lalu ke Ambon, lalu transit lagi di Makassar baru ke Malang. Total terbangnya sekitar enam jam, kalau ditambah refuel dan landing sekitar 8 jam totalnya," kata Suryo.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved