Breaking News:

Hari Batik Nasional

Gelisah Batik Jawa Lebih Sering Dipakai Kondangan, Herdy Kembangkan Batik Khas Pamekasan

Ketika itu ia bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, kenapa warga Pamekasan lebih suka memakai baju batik Jawa ketimbang batik Madura?

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Eben Haezer Panca
ist
Herdyanto Wijaya (tengah) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Batik adalah kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tanah Air, termasuk juga dalam dunia fashion.

Namun, masih banyak anak muda, yang merasa asing saat menggunakan batik.

Bermula dari kegelisahan itu dan rasa sakit hati, Herdyanto Wijaya (33), memulai karyanya pada selembar kain yang dipoles menjadi busana beraneka ragam dengan corak batik khas Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Warga Jl. Agus Salim Pamekasan itu menceritakan, mulanya ia berkarya karena sakit hati ketika hadir di sebuah acara undangan pernikahan.

Kala itu ia melihat kebanyakan dari tamu yang hadir memakai batik Jawa.

Dari itulah hati Herdyanto Wijaya tersentuh dan merasa terpukul.

Ketika itu ia bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, kenapa warga Pamekasan lebih suka memakai baju batik Jawa ketimbang batik Madura?

Padahal, menurutnya, Kabupaten Pamekasan juga punya batik yang tak kalah bagus.

"Saya melihat kebanyakan warga Madura ketika pergi ke kondangan memakai batik Jawa. Terus saat itu saya merasa sakit hati dan mulai terinspirasi untuk berkarya," kata Herdy, Rabu (2/9/2019).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved