8 Wilayah ini Disebut BMKG Berpotensi Turun Hujan Lebat & Angin Kencang, Masyarakat Diminta Waspada

8 Wilayah ini Disebut BMKG Berpotensi Turun Hujan Lebat & Angin Kencang, Masyarakat Diminta Waspada

8 Wilayah ini Disebut BMKG Berpotensi Turun Hujan Lebat & Angin Kencang, Masyarakat Diminta Waspada
Ilustrasi
8 Wilayah ini Disebut BMKG Berpotensi Turun Hujan Lebat & Angin Kencang, Masyarakat Diminta Waspada 

SURYA.co.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut delapan wilayah di Indonesia ini berpotensi turun hujan lebat dan angin kencang hari ini, Rabu (2/10/2019).

Potensi tersebut diperkirakan terjadi selama 1-3 Oktober 2019.

Selama itu, wilayah Indonesia akan mengalami dua kondisi yakni, hujan lebat disertai angin kencang dan petir, juga potensi hujan dengan intensitas lebih lebat dan petir.

Kembali Ke Kanjuruhan Sebagai Musuh Arema FC, Benny Wahyudi Tak Gentar Diteror Aremania

Hari Batik Nasional, Bandara Juanda Gelar Fashion Show Batik Di Terminal Keberangkatan Internasional

Dari dua kondisi tersebut tersebar merata di sejumlah wilayah di Indonesia.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (2/10/2019) ada 8 wilayah di Indonesia yang berpotensi mengalami hujan lebat yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku.

Kemudian, untuk daerah di Indonesia yang berpeluang diterpa hujan dengan intesitas lebih tinggi dan disertai angin kencang serta petir hari ini, yaitu Aceh, Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Adapun potensi munculnya hujan lebat disertai angin kencang dan kilat ini disebabkan terdapatnya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Timur Philipina (level 925/700) dan Australia bagian Utara (925/900).

Sementara, untuk daerah belokan angin terdapat di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah.

Pihak BMKG menjelaskan bahwa hal tersebut memunculkan kondisi low jet level dengan kecepatan angin mencapai lebih dari 25 knot yang berpotensi terjadi di Laut Arafuru.

Selain itu, muncul juga konvergensi yang memanjang di utara Kalimantan.

Halaman
123
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved