Berita Surabaya

Okupansi Hotel Wisman yang ke Jatim di Awal Semester II 2019 Turun, Ini Sebabnya Menurut BPS Jatim

BPS Jatim melaporkan tingkat hunian hotel (okupansi) dari kunjungan wisata mancanegara di awal semester II 2019 mengalami penurunan

TribunJatim.com/Fikri Firmansyah
Kepala BPS Jatim Teguh Pramono 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur melaporkan tingkat hunian  hotel (okupansi) dari kunjungan wisata mancanegara yang datang ke Jatim pada periode awal semester II 2019, khususnya bulan Agustus mengalami penurunan.

"Okupansi hotel berbintang di Jawa Timur pada Agustus 2019 mencapai 54,49 persen atau turun 5,59 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Okupansi hotel bintang 5 (lima) sebesar 58,53 persen merupakan okupansi tertinggi dibandingkan okupansi hotel berbintang lainnya," kata Teguh Pramono, Kepala BPS Jatim, Selasa (1/10/2019).

BPS Jatim Sebut Wisman yang ke Jatim di Awal Semester II 2019 Meningkat, Malaysia Paling Banyak

Teguh menuturkan okupansi hotel berbintang di Jatim pada periode awal semester II 2019 mengalami penurunan disebabkan karena persaingan hotel juga semakin ketat. Teguh menyebut banyak hotel yang tidak berbintang namun menawarkan banyak fasilitas kenyamanan, sehingga dapat menarik para wisman mancanegara maupun nasional.

Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang bulan Agustus 2019 mencapai 2,35.

Angka tersebut berarti turun 0,17 poin dibandingkan bulan Juli 2019 yang mencapai 2,52 hari.

"Untuk RLMT keseluruhan pada bulan Agustus 2019 sebesar 1,66 hari atau sama, jika dibandingkan dengan bulan Juli yang juga mencapai 1,66 hari," ujarnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved